Logo Selamat Pagi Indonesia
Terhormat Mana: Agus Atau PDIP?
Logo Inilah.com
Inilah.com web
Wawancara - Ekonomi
  WAWANCARA
  INDEKS WAWANCARA
04/07/2008 00:01
“Kidzania, Hiburan Tepat untuk Anak”
Andhie Saad
Vina Ramitha

INILAH.COM, Jakarta – Konsep edutainment dan role play game menjadi kegemaran anak-anak. Tak heran jika arena Kidzania menjadi tujuan saat berlibur anak sekolah seperti sekarang ini. Pengunjung pun melonjak tajam.

KidZania Jakarta mengalami lonjakan jumlah pengunjung hingga mencapai kapasitas maksimalnya. “Pada liburan sekolah kali ini, jumlah pengunjung mencapai 1200-an per sesi, itu hanya anak-anak saja, belum termasuk pendamping mereka,” ujar direktur KidZania Andhie Saad, kepada INILAH.COM baru-baru ini di Jakarta.

Lonjakan ini cukup berarti walaupun jumlah kunjungan rata-rata perhari pada hari biasa mencapai 1.000 orang, anak-anak dan pendamping mereka yang mencapai 30% dari jumlah tersebut.

Kawasan hiburan berlokasi Gedung Pacific Place, Kawasan SCBD Sudirman Jakarta yang dibangun dengan nilai total investasi US$ 14 juta itu memang menawarkan soft education yang digemari anak-anak. Berikut wawancara lengkapnya.

Bagaimana pertumbuhan bisnis Kidzania sejauh ini?

Sangat bagus. Untuk tahun pertama ini, kami menetapkan target 600.000 pengunjung. Sejak pertama dibuka pada 24 November 2007 hingga saat ini, kami telah mencapai lebih dari 300.000 pengunjung. Jadi sudah lebih dari setengah dan on the track, sesuai target.

Sebagai tempat bermain anak, bagaimana animo masyarakat?

Kalau hari biasa, rata-rata pengunjung mencapai seribu orang per sesi, baik anak-anak maupun dewasa. Sementara pada liburan sekolah, jumlah pengunjung mencapai 1200-an orang per sesi, itu hanya anak-anak saja, belum termasuk pendampingnya.

Biasanya, jumlah orang dewasa itu sekitar 30%-nya. Jumlah ini sudah mencapai kuota maksimal kami yang 1.208 orang dalam satu sesi, setelah itu tidak masuk lagi.

Berapa jumlah establishment?

Kami sekarang punya 62 paviliun atau establishment di KidZania, 43 di antaranya sponsor kami. Masih banyak tempat untuk mereka yang mau mensponsori. Misalnya Metropolitan Theatre, Radio Station, Departement Store, dan beberapa lainnya.

Kami juga akan membuka dua establishment baru dalam waktu dekat, yakni Bogasari Pastry Shop dan Kantor Pelayanan Pajak yang telah dibuka mulai Selasa (1/7). Kami juga menggandeng Blue Bird grup, anak-anak akan belajar menjadi penumpang taksi secara mandiri.

Bagaimana kebijakan tarif untuk KidZania?

Pengunjung dibagi tiga kelompok. Tarif untuk hari kerja, Senin-Jumat, sekitar Rp 80-90 ribu untuk anak usia 2-3 tahun, Rp 115-130 ribu untuk usia 4-16 tahun, dan Rp 95-105 ribu untuk pengantar. Sementara hari Sabtu-Minggu, libur dan masa liburan, tarif untuk anak 2-3 tahun Rp 100.000, sedangkan kelompok 4-16 tahun dan pengantar Rp 155.000.

Mahal juga ya?

Sebenarnya tidak mahal, jika melihat fasilitas dan layanannya, anak-anak bisa bermain di 8-10 establishment dalam satu sesi. Kami juga memberi paket khusus, misalkan untuk kolektif, minimal 20 anak, harganya Rp 85.000 per orang.

Ada juga tiga jenis keanggotaan, yaitu KidZania Grey Card seharga Rp 13 juta yang berlaku untuk weekdays, KidZania Ultra Red Card Rp 15 juta berlaku untuk weekend dan libur nasional, dan KidZania Zuper Orange Card Rp 27 juta berlaku setiap hari. Dengan kartu ini, anak bisa datang kapan saja sesuai jenis kartu yang dimilikinya.

Bagaimana strategi promosinya?

Di Jabodetabek saat ini ada 4.442 sekolah dasar, TK dan sebagainya. Kami telah menjalin kerjasama dengan 1.193 sekolah yang secara reguler akan menjadwalkan kunjungan anak ke KidZania.

Kami juga menawarkan establishment bagi yang mau mensponsori. Biayanya tentu sangat reasonable dibandingkan pengeluaran belanja media mereka. Idenya untuk memberikan informasi mengenai brand tersebut sejak dini. Jadi ini memang brand investment.

Kendala apa yang dihadapi KidZania?

Hingga saat ini, kami belum bisa memecahkan masalah bagaimana caranya ketika session-nya berakhir, anak-anak tidak mau keluar. Selama ini kami memakai siasat dengan mematikan lampu dan memainkan lagu perpisahan.

Pernah ada yang sembunyi, tetapi ketahuan sebab setiap anak kan memakai gelang KidZania yang bisa kami lacak. Beberapa orangtua juga banyak yang berpendapat bahwa tarif masuk KidZania itu patut dijelaskan.

Lalu ada kesulitan lain misalnya kuota pengunjung. Jumlah 1.208 itu kami tetapkan agar tidak terjadi overcrowd pada populasi KidZania. Disini tantangannya adalah, anak-anak mempunyai tempat favorit sehingga terkadang terjadi penumpukan di suatu establishment. Jadi kami harus benar-benar mengatur.

Ada rencana ekspansi?

Rencananya KidZania akan membuka cabang baru di Dubai dan Korea. Saat ini masih dalam tahap pembangunan. Di Indonesia, kami rencananya mau membuka lagi di Surabaya. Kami ingin KidZania bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Mulai SD hingga anak yatim piatu. [E2/E1]

[ Kirim ke teman ]




RSS | Layanan Mobil | Tentang Kami | Kontak kami
Copyright © 2007-2008 Inilah.com. All rights reserved Inilah.com