
BERITA
INDEKS BERITA
![]() | |
| Dedi Suwarsono (inilah.com/subekti) |
INILAH.COM, Jakarta - Dedi Suwarsono yang diduga menyuap anggota DPR asal FPBR Bulyan Royan mengakui keikutsertaannya dalam pengadaan kapal patroli laut di Ditjen Perhubungan Laut (Hubla) Dephub merupakan yang kedua kalinya.
"Kalau orang Dephub, saya sudah kenal dan sering bertemu. Kita berbisnis di bidang pengalangan kapal. Kalau ada tender, kita ikut. Ini tender untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya tahun 2002 di Surabaya," ujar Dedi.
Dedi yang tiba di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (4/7) pukul 09.30 WIB keluar pukul 17.55 WIB.
Ketika ditanyai mengetahui tender-tender itu dari mana, ia tidak mengatakan apa-apa. Ia juga ditanyai berapa jumlah uang yang diberikan kepada pejabat Dephub, apakah lebih besar dibandingkan Bulyan, ia menjawab, "Saya tidak tahu, biar publik yang menilai semuanya".
Dedi yang mengenakan batik coklat ini kemudian meninggalkan Gedung KPK dengan menggunakan mobil tahanan yang sama dengan anggota DPR Al Amin Nur Nasution yaitu Toyota Kijang hitam B 8638 WU.
Amin yang merupakan tersangka kasus dugaan suap alih fungsi hutan di Bintan, Kepulauan Riau, duduk di bangku tengah mobil, sedangkan Dedi duduk di bangku belakang mobil.[L3]
[ Kirim ke teman ]