

(inilah.com/str)
INILAH.COM, Jakarta - Beredarnya foto Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono yang menghadiri pernikahan putra Artalyta Suryani dinilai Ketua DPP Partai Demokrat Bidang Politik Anas Urbaningrum sebagai tindakan yang mengarah pada black campaign.
"Iya, bisa saja itu bertujuan sebagai kampanye hitam kepada SBY. Tetapi kami (Partai Demokrat) yakin, bahwa rakyat sudah cerdas, sehingga tidak akan terpengaruh oleh hal-hal seperti itu," ujar Anas, di Jakarta, Jumat (22/8).
Bagi Anas, rakyat juga tahu, Presiden Yudhoyono merupakan tokoh yang jujur. "Rakyat tahu itu. SBY adalah Presiden yang jujur, lurus dan tidak korupsi. Bahkan dengan gencar menggencet korupsi di Indonesia," kata mantan Ketua Umum PB HMI ini.
Sikap SBY inilah, yang menurut dia akan menjawab secara otomatis kampanye hitam, termasuk dengan diedarkannya foto tersebut.
"Khusus dalam kasus Ayin, amat jelas, bahwa hukum ditegakkan, sama dengan kasus-kasus hukum yang lain," ujarnya.
Jadi, tegas Anas, foto itu tidak berarti apa-apa, meskipun sangat mungkin dimaksudkan untuk menyerang SBY.[L6]
- Gus Solah Harapkan JK bak Obama
- Econit: SBY Perbanyak Hutang jadi Rp 1,7 T
- Hii! SBY Ngaku Diganggu Ilmu Hitam
- Arbi Sanit: Tunda Pemilu Munculkan Kudeta
- Dewan Pers 'Damaikan' Indonesia Monitor-Rizal
- 'JK Tokoh Perdamaian Indonesia'
- Tunda Pilpres, KPU Tetap Amburadul
- Repilka Andi Dibakar Mahasiswa Makassar
- Duh! Ada TPS Fiktif di Jatim
- 'Bukan Sekedar Presiden' Ala Anas
- Lagi, Kampanye Boediono Makan Korban
- PD: Andi Tak Niat Rendahkan Bugis
- JK Win: Bahaya Andi Mainkan Snowball
- 'Mallarangeng Over Loyalitas ke SBY!'
- Relawan SBY: Hati-hati Kau Mallarangeng!
