BERITA
INDEKS BERITA
![]() | |
(inilah.com/Wirasatria) |
INILAH.COM, Jakarta – Siapa tak kenal Kijang Innova? Generasi kelima dari Toyota Kijang ini sudah menjadi kendaraan bersejarah bagi keluarga di Indonesia. Selasa (26/8), Toyota Astra Motor (TAM) ingin mengulang kisah sukses genre Toyota Kijang dengan meluncurkan New Kijang Innova.
“Memang hanya ada perubahan kecil (minor changes) pada New Kijang Innova. Tapi, kami ingin terus mengedepankan unsur appearance (penampilan), convenient (kenyamanan), safety (keamanan), dan ekonomis,” ujar Chief Engineer IMV TMC Kaoru Hosokawa, Senin (25/8) di Jakarta dalam wawancara khusus dengan sejumlah wartawan Indonesia.
Besarnya pangsa pasar kendaraan ini membuat TMC pede untuk melakukan penyegaran pada produk Innova. Tujuannya agar kendaraan ini lebih ideal di Indonesia.
New Kijang Innova yang terdiri dari tiga tipe E, G, dan V mengusung dua jenis mesin, yakni VVT-I untuk bensin dan D4D untuk diesel. Keduanya mengusung konsep ramah lingkungan karena dukungan mesin berteknologi Euro 2.
Dengan VVT-i atau Variable Timing Intelligent berupa controller yang dipasang dibagian chamshaft intake yang bertugas untuk mengatur Timing Chamshaft Intake dan menyesuaikan terhadap perubahan kondisi mesin.
Berbagai sensor mesin lainnya (suhu, rem, gas, dan lain-lain) bertugas memberikan informasi kepada ECU (Engine Control unit) agar dapat melakukan pengukuran konsumsi jumlah bahan bakar dengan udara yang diperlukan Injector dan sesuai dengan tingkat kebutuhan dari proses tersebut.
Dengan metode ini, Kijang Innova mampu menghasilkan proses pembakaran relatif lebih efisien. Kondisi tersebut dimungkinkan karena proses konsumsi bahan bakar dikerjakan dengan lebih sempurna, sesuai dengan kebutuhan mesin sehingga mampu menghasilkan emisi gas buang lebih rendah.
D4D (Direct Four Stroke Turbo Commonrail Injection), menggunakan sistem injeksi Commonrail dengan pompa bahan bakar melalui saringan bakar asli Toyota (Genuine Toyota Fuel Filter). Sehingga, tingkat kualitas bahan bakar solar mampu menyajikan emisi sangat rendah bagi lingkungan. Sistem commonrail akan mengatur laju tekanan bahan bakar secara elektroni, baik dari sisi banyaknya maupun waktu penyemprotan bahan bakar.
Keunggulan mesin ini adalah akselerasi & performa yang optimal, serta tingkat getaran & suara mesin lebih halus yang dapat dihasilkan berikut tingkatan jumlah emisi gas buang yang lebih rendah.
Pada bagian suspensi kombinasi double whisbone dengan pegas koil dan stabilizer pada suspensi depan, serta 4 link dengan pegas koil dan lateral rod di suspensi belakang menjamin kestabilan dan kenyamanan berkendara.
Fitur-fitur keamanan yang terdapat pada New Kijang Innova adalah rear glass defogger dan high mount stop lamp (tipe V) yang memudahkan pengendara mobil di belakang bisa langsung mengetahui jika terjadi pengereman, fitur keamanan bagi anak-anak (child lock protector), side impact beam, dan dual srs airbags.
Adapun facelift interior pada New Kijang Innova antara lain adanya desain wood panel (untuk tipe V), auto air conditioner panel control (tipe V), sun visor with mirror & lid (tipe V dan G), dan higher transmission console untuk semua tipe transmisi manual. Produk gress ini juga dilengkapi tambahan warna interior grege dan wood panel.
Toyota juga tak lupa menyentuh eksterior dengan mengganti front bumper, alloy wheel atau velg (tipe V dan G), radiator grille, dan hood molding color (tipe E).
“Sebagai wujud terimakasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat Indonesia, Toyota berupaya menghadirkan inovasi-inovasi produk yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Kami berharap Kijang terus menjadi pilihan utama kendaraan ideal keluarga Indonesia,” ucap Presiden Direktur TAM Johnny Darmawan.
Kijang Innova merupakan model kendaraan niaga dan keluarga kelas minibus di Indonesia. Model ini wara-wiri di jalanan di Indonesia sejak 31 tahun silam. Saat ini, kendaraan ini menjadi produk unggulan TAM di Tanah Air.
Sejak pertama kali diluncurkan pada 2004 silam, hingga kini populasi dari varian Kijang Innova sudah mencapai 2 juta unit di seluruh dunia. Bahkan, Hosokawa berani mengklaim bahwa tren penjualan Innova meningkat 100 ribu unit dari tahun ke tahun di seluruh dunia.
Sementara itu, penjualan Kijang Innova di Indonesia berhasil menembus angka 32.751 unit pada Januari-Juli 2008. “Hingga kini kami sudah mengekspor Innova sebanyak 11.424 unit ke berbagai negara dalam bentuk utuh (CBU) ke Thailand, Brunei Darussalam, negara-negara timur tengah, dan Oseania. Adapun Innova yang diekspor dalam bentuk terurai (CKD) di antaranya ke Malaysia, Vietnam, dan Filipina,” pungkas Johnny.
Itulah Kijang, memang tiada duanya... Pantas, rasanya jika mobil ini menjadi kebanggaan setiap keluarga. Lantas, tunggu apalagi? Bergegaslah ke dealer Toyota terdekat![L5] -- Klik inilah TV: Kijang yang terus melenggang
[ Kirim ke teman ]