
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12841.4
INILAH.COM, Jakarta – Berdasarkan pemantauan Majelis Ulama Indonesia, Komisi Penyiaran Indonesia, dan Badan Informasi Pubik Depkominfo, dalam pekan pertama Ramadan, ditemukan 805 adegan yang memiliki unsur kekerasan, mistik, porno dan cabul.
Dari 11 stasiun televisi yang terpantau, Indosiar adalah stasiun televisi yang terbanyak memuat adegan tersebut. Adegan itu terpantau antara 1-8 September, di mana Indosiar tercatat menayangkan 148 adegan (18,45%) kekerasan, mistik, porno, dan cabul.
"Sementara stasiun televisi yang terendah menayangkan hal-hal tersebut adalah Metro TV, yang tercatat menayangkan lima adegan (0,62%)," jelas Teguh Imawan, tenaga ahli monitoring televisi di BIP Depkominfo, dalam konferensi pers Evaluasi 10 Hari Pertama Tayangan Televisi Ramadan, di Depkominfo, Jakarta, Jumat (12/9).
Menurutnya, dalam sehari dilakukan pemantauan selama empat jam. Yakni, pada waktu berbuka puasa mulai pukul 17.00-19.00 WIB, yang penontonnya meningkat 35%. Sementara waktu sahur mulai pukul 03.00-05.00, penontonnya rata-rata anak-anak dan meningkat menjadi 22%.
Jumlah tayangan yang tak pantas ini, menurut MUI meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, di mana terpantau ada 340 adegan yang diangap kurang pantas pada sembilan televisi.
"Secara kuantitas meningkat tapi secara kualitas menurun. seperti Trans TV dan Trans 7 yang tahun lalu masih memakai format banci, kini sudah tidak. Jadi secara umum sudah ada perbaikan, namun masih ada yang perlu diperbaiki," ungkapnya. [R2]
- PKS: Demokrat Tak Berhak Mendikte Koalisi
- HIPMI Pertegas Komitmen Industri Kecil
- Hatta Kukuhkan Pengurus DPP PAN 2010-2015
- Hatta: Demokrasi Kehilangan Makna
- Panser Mogok, Tol Jagorawi Macet Total
- Tolak PHK, Pers Tuntut Kebebasan Berserikat
- PPATK Cek Rekening Hatta Radjasa
- Kwik: Ragukan Data BPK, Parpol Dapat Tekanan
- Cetak Pemimpin Muda, HIPMI Gandeng Lemhanas
- AEPI, Lonceng Keruntuhan Mafia Berkeley
- Sukardi: Pansus Century Hanya Alat Tawar
- Dilupakan PAN, SB Getol Digilir Parpol
- Prabowo Pecat Desmon Jadi Sekretaris F Gerindra
- Posisi Politik Boediono-Sri Mulyani Sulit Selamat
- Lantik Pengurus Baru, PAN Lupakan SB












