
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12841.4

(inilah.com/ Raya Abdullah)
INILAH.COM, Jakarta - Publik dapat dibuat binggung mengenai status Antasari dalam kasus pembunuhan PT PRB Nasrudin Zulkarnaen. Kepolisian dan kejaksaan agung harus mengklarifikasi. Apakah ketua KPK non aktif tersebut berstatus sebagai saksi atau tersangka?
"Ini memang sedikit membingungkan dan aneh. Karena pihak polisi menyatakan sebagai saksi. Tapi kumudian Kejagung menyatakan sebagai tersangka. Ini kan status hukumnya tidak sesuai," kata pengamat hukum pidana UI Rudi Satrio kepada INILAH.COM, Jakarta, Senin (4/5).
Status yang tidak jelas itu, lanjut Rudi, perlu diklarfikasi. Baik itu dari pihak kepolisian, kejaksaan, dan pers itu sendiri. "Di media kan dikatakan dia sebagai tersangka, tapi kemudian jadi saksi hari ini," ujarnya.
Mengenai pihak Kejagung yang membantah, Rudi mengatakan apa yang dinyatakan itu berdasarkan surat yang diterima dari Kabareskrim, Irjen Pol Susno Duaji. Rudi membenarkan pernyataan kejaksaan. Namun, dia menyayangkan hal itu tidak seharusnya diumumkan ke publik.
"Ya, kalau kemudian seperti itu persisnya, ya, nggak salah kejagung menyatakan sebagai tesangka. Tapi masalahnya, surat kepolisian ini kan rahasia. Kenapa disampaikan ke publik? Jadi nggak jelas statusnya seperti apa," kataya.
Sebenarnya yang paling bertanggung jawab mengenai ini, imbuh Rudi, adalah pihak kepolisian. Pihak kepolisian yang harus mengklarifikasi. "Dan memang seharusnya 2 kriteria itu (adanya pernyataan sebagai saksi dan tersangka) tidak terjadi," tandasnya. [fit/bar]
- Wanita Selundupkan Heroin Berkondom di Kemaluannya
- 9 Kepala Daerah Akan Diperiksa Kejagung
- Polri-Depkeu Inisiasi Badan Peyandera Pajak
- 5 Jam Diperiksa, Ari Stres
- Resmi Ditahan, Endin J Soefihara Teriak Keadilan
- Dudhie Mamun Murod Absen Diperiksa KPK
- KPK Geledah Kantor LPSK
- KPK Resmi Tahan Endin & Udju
- Kasus Munir Diminta Dibuka Kembali
- Polri Dalami Hasil Audit Dirjen Pajak
- 'Proses Kasus Munir Banyak Kejagalan'
- Lagi, Pelaku pembobol ATM diciduk
- Endin Penuhi Pemeriksaan KPK
- Polda Kejar 2 Aktivis Bendera
- Keluarga: Habit Sigid Merekam Tamu Penting












