
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12841.4
INILAH.COM, Jakarta - PT Matahari Putra Prima (MPPA) saat ini masih melakukan kajian untuk refinancing utang obligasi senilai US$ 150 juta yang akan jatuh tempo pada Oktober mendatang.
Menurut sebuah analis, saat ini telah disiapkan opsi yang sedang dikaji adalah obligasi, penerbitan right issue ataupun dari pinjaman indikasi. Saat ini perseroan masih melakukan analisa internal untuk masalah ini.
Pembiayaan dari kas internal tampaknya belum memungkinkan untuk saat ini. Sebab karena nilai kas perseroan yang belum cukup. Per Maret 2009 kas Matahari tercatat sebesar Rp 1,22 triliun aau turun bila dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp 1,5 triliun. Oleh karena itu nilai kas tersebut kurang mampu melunasi obligasi senilai US$ 150 juta atau setara dengan Rp 1,53 triliun.
Namun Matahari sendiri menargetkan menambah gerai baru sebanyak 6 tempat pada tahun ini. Satu gerai sudah dibuka di Lampung dan akan dibuka di Jakarta pada kuartal III sedangkan sisanya sebanyak empat gerai akan dibuka di Cirebon, Bekasi, Samarinda dan Semarang pada kuartal IV. Walaupun nilai ekspansi 6 gerai ini tidak disebutkan perseroan. [hid]
- Eropa Bantu Yunani, Asia Lega
- Pacific Asia Holding Lepas 7,24% Saham Matahari
- Anak usaha Trikomsel Oke Beroperasi 1 April 2010
- Pelepasan Aset Matahari Bukan ke Pihak Ketiga
- Akhirnya, Krakatau Boleh Melantai
- BTEL Jawara 10 'Top Foreign Buy'
- Ical: Keluarga Bakrie Hanya Minoritas di Group Bakrie
- Inilah 10 'Top Foreign Sell' Hari Ini
- Rebound Asia Angkat IHSG
- Trikomsel Bakal Buat Anak Usaha
- Ha! WIKA Likuidasi Anak Usahanya
- Pemerintah Bangun Dua Pabrik Senilai Rp160 M
- Hore! IHSG Ditutup Naik 13,92 Poin
- Saham Properti Prospektif Meski Terguncang
- Danareksa Bakal Ubah Model Bisnis?












