
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12613.3
INILAH.COM, Jakarta - PT Matahari Putra Prima (MPPA) saat ini masih melakukan kajian untuk refinancing utang obligasi senilai US$ 150 juta yang akan jatuh tempo pada Oktober mendatang.
Menurut sebuah analis, saat ini telah disiapkan opsi yang sedang dikaji adalah obligasi, penerbitan right issue ataupun dari pinjaman indikasi. Saat ini perseroan masih melakukan analisa internal untuk masalah ini.
Pembiayaan dari kas internal tampaknya belum memungkinkan untuk saat ini. Sebab karena nilai kas perseroan yang belum cukup. Per Maret 2009 kas Matahari tercatat sebesar Rp 1,22 triliun aau turun bila dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp 1,5 triliun. Oleh karena itu nilai kas tersebut kurang mampu melunasi obligasi senilai US$ 150 juta atau setara dengan Rp 1,53 triliun.
Namun Matahari sendiri menargetkan menambah gerai baru sebanyak 6 tempat pada tahun ini. Satu gerai sudah dibuka di Lampung dan akan dibuka di Jakarta pada kuartal III sedangkan sisanya sebanyak empat gerai akan dibuka di Cirebon, Bekasi, Samarinda dan Semarang pada kuartal IV. Walaupun nilai ekspansi 6 gerai ini tidak disebutkan perseroan. [hid]
- Kas FREN Hanya Rp26,68 Miliar
- Bursa Asia Dibuka Naik Tipis
- Penjualan Indocement Anjlok 3,9%
- PTBA Akui Belum Tetapkan Besaran Dividen
- Tunggu Pertemuan Fed, Wall Street Ditutup Mixed
- PTBA Belum Kaji Akuisisi Tambang Freeport
- Pengetatan China Hantam Bursa Asia
- FREN tak Sanggup Bayar Bunga Utang
- Inilah Daftar 10 'Top Foreign Buy'
- BLTA 'Upsize' Obligasi US$25 Juta
- Akhir Maret, Bapepam Serahkan Draft OJK ke Kemenkumham
- INTP Investasi 2 Pabrik US$35 Jt
- Inilah Daftar 10 'Top Foreign Sell'
- Fuad: 'No Comment'
- Saham Kapitalisasi Besar Selamatkan Bursa












