
INILAH. COM, Jakarta - Sebanyak 25 Sales Promotion Girl yang bekerja di butik Stock Junction yang berlokasi di Jalan Pintu Air V, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (11/11) siang, melaporkan ke polisi.
Mereka mengaku telah mengalami tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh atasan mereka ke Polres Jakarta Pusat.
Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Ike Edwin membenarkan adanya pelaporan tersebut. Dikatakan Kapolres, pihaknya saat ini tengah memintai keterangan empat orang yang ditengarai melakukan penganiayaan tersebut.
Keempat orang tersebut masing-masing adalah warga negara India bernama Riky, Presiden Direktur PT Ahluwaliah yang menjadi pemilik butik, corporate superviser bernama Suhari, seorang karyawan yang akrab dipanggil Kadut dan seorang penjaga keamanan di lokasi setempat.
''Jika memang terbukti bersalah, mereka akan dikenakan pasal 351 atau 170 dan 335 KUHP,'' terang Kapolres.
Sophianti, 20 tahun, salah seorang SPG yang menjadi korban mengatakan penganiayaan dilatarbelakangi kekesalan pemilik perusahaan yang kehilang barang berharganya.
''Hari Sabtu dan Minggu kemarin kami dipanggil satu-persatu. Kami disuruh mengaku mencuri HP dan barang milik perusahaan. Kami disodorkan surat pengakuan untuk ditandatangani. Jika tidak mengaku kami digampari dan ditonjoki,'' kata Sophianti.
Sebelumnya, kemarin sore puluhan karyawan butik ini telah mendatangi Pusat Bantuan Hukum Indonesia di Jakarta Timur.
Nanang, perwakilan PBHI meminta polisi segera mengusut kasus ini hingga tuntas. Pemilik perusahaan juga dituntut mengembalikan barang-barang berharga milik karyawan seperti HP dan ATM yang sebelumnya disita. [ims]
- KPK Jadwalkan Periksa Sekjen Kemensos
- Mengapa KPK Sulit Naikan Century ke Penyidikan?
- Sabu Rp 9 M Berhasil Digagalkan Bea Cukai Soeta
- Staf Biro Keuangan Kemlu Akui Barang Bukti Dimusnahkan
- Kapolri Janji Beber Penggrebekan Teroris di Solo
- Sasaran Teroris: Tokoh Elit
- Ambil Jenazah, Istri Dulmatin Datangi RS Polri
- Mantan Sekjen Kemlu Bungkam Soal Rp 25 Juta
- Kakak Dulmatin Lihat Jenazah Dikawal 10 Polisi
- Kardus Berisi Rp 1 M Mengalir ke Mantan Menlu
- Polri Telusuri Bom Rakitan Dulmatin
- RS Polri Mandikan Jenazah Dulmatin
- Pimpinan KPK Hambat Penindakan Ferry Wibisono
- Jenazah Dulmatin Dibawa Keluarga Malam Ini
- Warnet Multiplus Tuntut Ganti Rugi ke Densus 88
Kurs BI :












