
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12841.4

(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta- Sebuah teknologi baru yang bisa mencegah baterai lithium ion terbakar atau meledak berhasil ditemukan. Baterai untuk laptop dan ponsel itu hadir di kuartal pertama 2010.
Penemuan yang disebut Stoba itu dikembangkan oleh Technology Research Institute (ITRI), sebuah organisasi riset nasional Taiwan.
Saat baterai lithium ion mengalami korslet, suhunya dapat mencapai 500 derajat celcius, kemudian meledak.
Stoba merupakan jawaban yang ditempatkan di antara sisi positif dan negatif baterai. Saat baterai mencapai suhu 130 derajat celcius, Stoba mengubah bahan berpori dalam film dan menghentikan reaksi.
“Kami menggunakan bahan-bahan baru dalam baterai,” kata Alex Pang, peneliti senior yang memimpin penelitian selama empat tahun.
Bahaya meledaknya baterai lithium sangat besar, hingga pemerintah AS mengeluarkan peringatan “bahan berbahaya.”
Pang mengatakan pembuat baterai di Taiwan telah melewati tahap uji coba dan menyelesaikan ribuan sel baterai Stoba. Produk tersebut diharapkan sudah dapat didistribusikan pada kuartal pertama 2010, ia mengatakan.
Pang yang saat ini sedang berada di Orlando, Florida, mengatakan bahwa Stoba hanya akan menaikan biaya produksi sebesar dua hingga tiga persen.
Konsumen potensial termasuk Sony Corp, Dell Inc, Hewlett-Packard Co, Acer Inc, Apple, Nokia Corp, dan lainnya.[ito]
- Operator Fren Dikeluhkan Blokir Nomor Aktif
- Penjualan Ponsel Android Acer Naik Drastis
- SMS Lintas Operator Jadi Benang Kusut
- Samsung Siap Lepas 300 Unit Omnia II
- Esia : Prostitusi Online Bukan Salah Operator
- iPad, Semakin Tahu Semakin Tak Ingin
- Kejayaan BlackBerry Kian Terancam
- Menkominfo Surati Mendagri Soal Perubuhan BTS
- Kominfo Minta Operator Tidak Demonstratif
- Perang Tablet PC Kian Memanas
- Laptop Murah dari China Mulai Banjiri RI
- 2010 Harga Smartphone Makin Menggigit
- Produksi Tertunda, Nokia Digugat oleh Investor
- Mencontek Lewat Ponsel Naik Tajam
- XL Mengklaim Paling Besar di Bali












