
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12841.4

INILAH.COM, Jakarta - PT Mandala Airlines segera melayani rute penerbangan Pekanbaru – Medan - Pekanbaru dengan penerbangan perdana akan dilakukan pada tanggal 9 Desember mendatang.
Demikian dikatakan Head of Corporate Communication Mandala, Trisia Megawati kepada INILAH.COM, Jakarta, Sabtu (28/11). ”Pekanbaru dan Medan merupakan kota bisnis utama di wilayah Sumatera yang harus digarap dengan baik. Kami melihat potensi demand perjalanan udara yang cukup tinggi dari market korporasi maupun masyarakat di kedua wilayah ini untuk dapat kami layani.,” katanya.
Trisia melanjutkan, pembukaan rute baru di wilayah Sumatera ini diharapkan dapat semakin memperlancar perekonomian di kedua kota tersebut.
Sebelumnya, PT Mandala sukses dengan rute-rute yang ada di wilayah kepulauan Sumatera seperti Medan-Padang, Padang-Batam, Batam-Pekanbaru dan sebaliknya dengan rata-rata tingkat isian yang sangat baik.
”Pada tahap awal, kami akan melayani 3 (tiga) kali penerbangan per minggu pada hari Selasa, Rabu dan Sabtu dimulai pada tanggal 9 Desember nanti. Diharapkan frekuensi penerbangan ini dapat ditingkatkan secara bertahap dalam beberapa waktu ke depan”, ujar Trisia.
Sementara untuk melayani rute penerbangan tersebut Mandala akan memakai dua jenis pesawat dengan Airbus A320 (kapasitas 180 penumpang) dan Airbus A319 (kapasitas 144 penumpang). ”Dengan diferensiasi pesawat yang berbeda dari maskapai lain yang telah melayani rute ini sebelumnya, maka Mandala akan menjadi maskapai pertama yang menerbangkan Airbus yang modern dan baru,” imbuh Trisia. [san/cms]
- RI sudah Surati China Soal ACFTA
- MS Hidayat Siap Keluar Dari Kabinet SBY
- Ekonom: Indonesia Krisis Kesejahteraan
- Kementrian Perdagangan Cabut Status 1.104 Importir
- Indonesia Rugi US$700 Jt Per Tahun
- Pasar Indonesia Diserbu Pemain Baru
- Ekspor Ditargetkan Naik 7-8%
- Sejak 2004 Impor Cina Naik Signifikan
- Pindad Gandeng KS Produksi Senjata TNI
- Krakatau Steel Tingkatkan Kinerja Hingga 50%
- Laba BUMN Pertambangan 2009 Diprediksi Capai Rp6,9 T
- Sejak ACFTA, China Terapkan Unfair Trading
- Pemerintah Pastikan Tarif Tol Sesuai Perjanjian
- 32 Investor Berniat Tanam Modal di Merauke
- Ada KEK, Produksi CPO 2010 Bisa Tembus 21 Juta Ton












