
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12841.4

(inilah.com /Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta - Selisih kurs memberikan dampak pada kinerja Bank Mutiara, dulunya Bank Century, laba bersih bulanan dari September ke Oktober pun turun Rp6 miliar.
"Di September laba Rp237 miliar, Oktober jadi Rp231 miliar. Ini karena selisih kurs," ungkap Direktur Utama Bank Mutiara Maryono di Jakarta, pekan lalu.
Kendati turun tipis, Maryono menyatakan, pihaknya tetap optimis pada November ini akan mengalami kenaikan laba kembali sehubungan adanya persetujuan kredit. "November diharap bisa naik lagi, sebab pada Oktober kita sudah setjui kredit Rp950 miliar. Plus November ini sekitar Rp100 miliar lagi," papar Maryono.
Sementara proyeksi laba bersih Bank Mutiara hingga 5 tahun ke depan diperkirakan akan mencapai Rp1,25 triliun. "Ini asumsi sederhana, kalau kita bisa ambil laba rp230 miliar, kalau sampai akhir tahun (ini) bisa Rp250 miliar. Kalau 5 tahun, itu bisa Rp1,25 triliun," ujarnya. [mre/hid]
- PPATK: Dana Century Mengalir ke 63 Bank
- Praperadilan Ditolak, KPC akan Lakukan Upaya Hukum
- Pansus Cerewet, PPATK Tambah Repot
- Ical: Saya Bukan Penunggak Pajak
- Ekonom: APBN Cuma Sekadar Utak-atik Akuntansi
- Anggota DPR Terima Bail Out Century
- Pemerintah Rencana Lelang SBSN 16 Februari
- Pertumbuhan Ekonomi RI Sangat Rapuh
- Audit PPATK Patahkan Tuduhan Bendera
- Lelang 4 Seri SUN Raup Dana Rp4,2 T
- Telusuri Bail Out Century, PPATK Sewa Akuntan Publik
- Belasan Kementrian Lembaga tak Siap Reformasi
- Anggaran Reformasi Birokrasi Tersisa Rp18,07 T
- Dividen BUMN Perkebunan Diminta Naik 59,41%
- Rupiah Tak Terpengaruh Krisis Eropa












