

(inilah.com /Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta – Krisis Dubai World diperkirakan tidak mempengaruhi kinerja ekspor Indonesia karena bukan merupakan tujuan ekspor Indonesia.
Keyakinan tersebut dikatakan Suryo B. Sulisto, anggota Dewan Pertimbangan Kadin kepada INILAH.COM, Minggu (29/11).
“Saya rasa kondisi ekonomi nasional sudah cukup solid. Selain itu, latar belakang Dubai World yang merupakan bisnis properti, jadi tidak memiliki imbas signifikan. Saya yakin Dubai World tidak akan mempengaruhi sektor ekspor nasional,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa krisis Dubai World mempengaruhi perbankan nasional, tapi dampak yang ditimbulkan signifikan jika di bandingkan dengan efek yang di timbulkan oleh pergolakan politik nasional.
Ia juga menjelaskan bahwa target ekpor nasional, yakni 5 % dari PDB dapat tercapai. Tujuan ekspor Indonesia setelah krisis lebih banyak ke Asia seperti Jepang, China dan India serta sebagian negara ASEAN. [hid]
- Mendag Akan Lobi Gubernur China
- BKPM : Kedatangan Obama, Bantu Promosi Indonesia
- Tifatul: Aturan DNI Menara Telekomunikasi Segera Diteken
- BUMN: Garuda Ganti Direksi Usai IPO
- Dapat IOSA, Mandala Buka Rute Regional
- Semua Harga Grosir AS Anjlok 0,6% di Februari
- "Peluang Asing Masih Didiskusikan"
- Investor Korea Siap Pindahkan Pabrik ke Indonesia
- Hatta: Ketentuan BTS Tetap Mengacu SKB 3 Menteri
- Gita Wirjawan Tolak Dibilang 'Pelit'
- Perusahaan Australia Akan Bangun Jalan Tol
- Garuda Bidik Pertumbuhan Sektor 15% di 2010
- Garuda Indonesia Cetak Laba Bersih Rp1 T
- Obama Datang, Iklim Investasi Positif
- BKPM : BTS Masih Butuh Investor Asing
Kurs BI :












