
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12841.4

(inilah.com /Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta – Krisis Dubai World diperkirakan tidak mempengaruhi kinerja ekspor Indonesia karena bukan merupakan tujuan ekspor Indonesia.
Keyakinan tersebut dikatakan Suryo B. Sulisto, anggota Dewan Pertimbangan Kadin kepada INILAH.COM, Minggu (29/11).
“Saya rasa kondisi ekonomi nasional sudah cukup solid. Selain itu, latar belakang Dubai World yang merupakan bisnis properti, jadi tidak memiliki imbas signifikan. Saya yakin Dubai World tidak akan mempengaruhi sektor ekspor nasional,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa krisis Dubai World mempengaruhi perbankan nasional, tapi dampak yang ditimbulkan signifikan jika di bandingkan dengan efek yang di timbulkan oleh pergolakan politik nasional.
Ia juga menjelaskan bahwa target ekpor nasional, yakni 5 % dari PDB dapat tercapai. Tujuan ekspor Indonesia setelah krisis lebih banyak ke Asia seperti Jepang, China dan India serta sebagian negara ASEAN. [hid]
- RI sudah Surati China Soal ACFTA
- MS Hidayat Siap Keluar Dari Kabinet SBY
- Ekonom: Indonesia Krisis Kesejahteraan
- Kementrian Perdagangan Cabut Status 1.104 Importir
- Indonesia Rugi US$700 Jt Per Tahun
- Pasar Indonesia Diserbu Pemain Baru
- Ekspor Ditargetkan Naik 7-8%
- Sejak 2004 Impor Cina Naik Signifikan
- Pindad Gandeng KS Produksi Senjata TNI
- Krakatau Steel Tingkatkan Kinerja Hingga 50%
- Laba BUMN Pertambangan 2009 Diprediksi Capai Rp6,9 T
- Sejak ACFTA, China Terapkan Unfair Trading
- Pemerintah Pastikan Tarif Tol Sesuai Perjanjian
- 32 Investor Berniat Tanam Modal di Merauke
- Ada KEK, Produksi CPO 2010 Bisa Tembus 21 Juta Ton












