
Peran kebanci-bancian makin ramai di televisi seperti yang kerap kali diperankan oleh Aming, Tessy, atau Olga Syahputra. Dan belakangan citra peran kebanci-bancian melekat pada Ivan Gunawan atau yang terkenal dengan nama Madam Igun ini.
Munculnya tayangan kebanci-bancian di beberapa acara televisi ini mendapat kecaman dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) maupun Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dibahas dalam dialog publik bertajuk Tampilan dengan Model Kebanci-bancian di televisi, Sabtu (30/8) di gedung BAPETEN, Jakarta.
Acara yang dihadiri juga oleh pakar pendidikan Arif Rahman melarang seluruh stasiun televisi menampilkan tayangan kebanci-bancian karena dampaknya sangat besar bagi perkembangan generasi muda, terutama bagi tumbuh kembang anak-anak.
Otak anak-anak belum bersambungan, yang menyebabkan anak tersebut mudah meniru semua informasi yang masuk ke dalam gudang bawah sadarnya dan akan terekam dengan kuat.
Menurut Arif Rahman yang hadir dalam acara tersebut,tayangan kebanci-bancian jika dibiarkan akan terjadi pembenaran dan ini bisa menular. Pada akhirnya akan terjadi suatu pembentukan masyarakat yang tidak sehat untuk Indonesia.
Ia juga menjelaskan bahwa kebanci-bancian yang sering dipertontonkan itu merupakan eksploitasi atau manipulasi gangguan identitas sosial untuk tujuan komersil atau humor.
Melalui fatwa tentang waria, MUI yang diwakili oleh Dr. H.M Anwar Ibrahim, Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat menyatakan bahwa waria adalah laki-laki dan tidak dapat dipandang sebagai kelompok (jenis kelamin) sendiri. Dan segala perilaku waria yang menyimpang adalah haram dan harus diupayakan untuk dikembalikan pada kodrat semula.
MUI juga menghimbau kepada Departemen Kesehatan dan Departemen Sosial untuk membimbing para waria agar menjadi orang yang normal, serta membubarkan organisasi waria.
Yessi Pitaloka
echink_maniez@yahoo.co.id
Berita terkait tidak ada, silahkan klik tab 'Berita Lainnya' di atas
- Antara Indonesia dan Palestina
- Indonesia Ikuti Pameran Tatto
- Buah Naga Tumbuh Subur di Sumbawa
- Mengapa PKB Bahas Capres?
- Keadaan di Gaza Sangat Parah
- PKS Malaysia Terus Galang Dana
- Besar Peluang Terjadi Rebound
- Sepeda Jadi Gaya Hidup
- Mega Keliling Indonesia Timur
- Kemana Marcella Zalianty?
- Siapapun Boleh Gunakan Foto Din
- Tim Relawan ke Lokasi Gempa Papua
- Membludak, SMS Peduli Palestina
- Inilah Pemutih Gigi Gratis
- PKS Sebaiknya Bawa Massa ke Gaza