Citizen Journalism
04/09/2008 - 04:35
Ada Lintah di Ususnya

Anda penggemar kangkung? Suka cah kangkung, petis kangkung, kangkung cos, atau lain-lain yang berkaitan dengan kangkung? Mungkin cerita ini dapat menjadi pertimbangan bagi Anda pada saat akan mengkonsumsi kangkung.

Saya mendapat cerita ini dari seorang teman. Tapi saya lupa tempat persisnya di negara mana. Kalau bukan Singapura, ya Malaysia.

Suatu hari di rumah sakit terkenal, semua dokter kebingungan hanya karena ada seorang anak kecil yang tampak menderita sakit perut. Anak itu dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya setelah dua hari menderita diare.

Sudah bermacam obat sakit perut yang diberikan kepada anak itu. Namun, diarenya tidak kunjung sembuh.

Di rumah sakit, orang tua anak tersebut ditanya oleh dokter, makanan apa saja yang sudah dimakan oleh anak tersebut selama dua hari ini.

Orang tua anak itu kebingungan. Sejak diare, otomatis anak tersebut tidak mau makan. Dia hanya minum susu. Itu pun langsung dikeluarkan lagi.

Usut punya usut, ternyata sebelum menderita diare, malamnya anak tersebut baru saja diajak makan kangkung cos di restoran oleh orang tuanya.

Dokter segera melakukan rontgen. Ternyata di usus anak tersebut telah berkembang biak lintah dengan anaknya yang kecil-kecil.

Dokter angkat tangan dan menyatakan tidak sanggup mengambil tindakan medis apapun. Akhirnya anak kecil tampan yang malang itupun meninggal dunia.

Usut punya usut, ternyata lintah itu sebelumnya bersembunyi di dalam batang kangkung yang besar. Memang, untuk penggemar kangkung cos, yang paling enak adalah batangnya. Apa lagi jika dimasak oleh seorang ahli, kangkung cos rasanya akan menjadi renyah.

Lintah yang berada di dalam batang kangkung itu tidak akan mati walau dimasak. Apa lagi untuk kangkung cos, proses memasak tidak terlalu lama untuk menghasilkan rasa kangkung yang enak. Lintah hanya akan mati jika dibakar.

Di dalam usus anak tadi, lintah yang tadinya hanya seekor, dalam dua hari berkembang biak dengan cepatnya karena terus menerus menghisap darah yang ada. Otomatis dokter juga kebingungan. Bagaimana mematikan/membersihkan lintah yang telah sangat banyak tersebut dari dalam usus anak malang itu.

Kyun

cang_yen_kyun@yahoo.co.id

KOMENTAR BERITA