
Lalu darimanakah DPD PKS di 467 daerah itu memperoleh dana untuk mencicil mobil yang sudah tentu harganya di atas Rp 100 juta? Jangan-jangan nanti setelah menang dalam pemilihan dan menjadi anggota dewan, kemudian menguras uang rakyat untuk membayarnya.
Apakah itu sekedar kalimat tanya?
Saya kira pembaca yang arif bisa mengetahui ke arah mana kalimat itu mengarah.
Sebenarnya yang membuat kami kasihan kepada penulis adalah kalimat terakhir. Kenapa harus diarahkan ke hal yang negatif? Menguras uang rakyat? Bukankah berburuk sangka adalah tabiat yang tidak baik?
Omongan dan tulisan sejatinya adalah buah dari apa yang ada di hati kita. Kalau hati kita baik maka yang keluar dari lisan dan tulisan kita adalah kebaikan semata.
Abu Hasan Surhim
pkspiyungan.blogspot.com
pkspiyungan@yahoo.co.id
- Antara Indonesia dan Palestina
- Indonesia Ikuti Pameran Tatto
- Buah Naga Tumbuh Subur di Sumbawa
- Mengapa PKB Bahas Capres?
- Keadaan di Gaza Sangat Parah
- PKS Malaysia Terus Galang Dana
- Besar Peluang Terjadi Rebound
- Sepeda Jadi Gaya Hidup
- Mega Keliling Indonesia Timur
- Kemana Marcella Zalianty?
- Siapapun Boleh Gunakan Foto Din
- Tim Relawan ke Lokasi Gempa Papua
- Membludak, SMS Peduli Palestina
- Inilah Pemutih Gigi Gratis
- PKS Sebaiknya Bawa Massa ke Gaza