
Philips Lighting Indonesia kembali menerangi sebuah kampung sehubungan dengan kampanye ‘Kampung Terang Hemat Energi. Kampanye ini bermula pada April lalu bersamaan dengan peluncuran lampu heat energi essential 3 dan 5 watt.
Philips meluncurkan lampu-lampu tersebut guna menjangkau konsumen rumah tangga yang berada di kota-kota kecil dan mayoritas masih menggunakan lampu pijar.
Selama kampanye tersebut, Philips akan mengedukasi komunitas kampung mengenai lampu hemat energi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan lampu hemat energi.
Dan juga, mereka dapat berhemat uang dengan menggunakan lampu hemat energi, ditambah lagi lampu-lampu tersebut bertahan lama dengan menggunakan energi yang lebih sedikit.
Hendra Rusmana Liu, Senior Marketing Manager Philips Lighting menjelaskan mengapa Philips Lighting merasa perlu untuk memberikan edukasi dan penerangan kepada perkampungan di pedalaman.
“Berdasarkan data penelitian, hampir 70% penduduk Indonesia tinggal di perkampungan dan 80% dari lampu pijar yang tersebar memiliki kapasitas dibawah 25 watt, sehingga lampu hemat energi essential 3 dan 5 watt akan sangat efektif dalam program penggunaan lampu pijar (GLS) ini.”
Dengan dana yang ada, saat ini daerah perkampunganlah yang paling memerlukan sosialisasi tentang lampu hemat energi dengan harapan dapat membantu masyarakat di kampung untuk hidup lebih baik dan nyaman. Tetapi, untuk ke depannya juga akan merambah ke wilayah-wilayah Indonesia lainnya.
Sampel lampu hemat enegi gratis bagi setiap rumah tangga. April lalu, Philips telah melakukan proses sosialisasi dan edukasi di kampung terdekat yang berlokasi di Gunung Pancar, Bogor sebagai pilot projectnya.
Selama kampanye, Philips tidak hanya memberikan edukasi tetapi juga menawarkan program khusus bagi masyarakat dengan menyediakan 250 buah lampu hemat energi.
Bagi setiap rumah tangga yang membeli tiga buah lampu hemat energi, mereka akan mendapatkan potongan harga yang menarik dan hasil penjualan lampu tersebut akan didonasikan sebagai beasiswa untuk anak-anak yang kurang mampu di lingkungan sekotar kampung.
Philips juga memberikan lampu secara gratis berupa lampu TLD sebanyak 100 buah dan 18W untuk penerangan fasilitas umum di lingkungan kampung, seperti balai desa, mesjid, dan sebagainya.
Kesuksesan ini tidak berhenti sampai disini, Philips berencana untuk mengaplikasikan kampanye ‘Kampung Terang Hemat Energi’ di 50 wilayah di seluruh Indonesia yang dimulai di area sekitar Jakarta,dan dilanjutkan ke wilayah yang lebih luas sampai akhir tahun ini.
Dengan kampanye ini, Philips Lighting mengajak penduduk kampung untuk mengganti lampu pijar mereka yang boros dengan lampu hemat energi essential yang lebih murah dan tahan lebih lama.
Hanya dengan mengikuti langkah kecil ini, penduduk kampung sudah dapat banyak berhemat, sekaligus mendukung kampanye PLN untuk berhemat listrik. Kampanye ini juga mendukung penggilan pemerintah untuk hemat energi sekaligus membantu mengurangi dmpak dari pemanasan global yang disebabkan oleh produksi listrik.
hendra.rusmana.liu@philips.com
Berita terkait tidak ada, silahkan klik tab 'Berita Lainnya' di atas
- Bakrie Telecom Segera Buka Layanan SLJJ
- Mandala Buka Rute Baru
- Unilever Sahkan PKB ke-18
- Huawei Siapkan Smartphone Android
- Huawei Perkenalkan Notebook 3G
- KNPI: Jangan Politisasi Kurban
- Ini Dia Susu Happy
- Digulirkan Gerakan Hemat Air
- Daging Qurban tidak Boleh Dijual
- Inilah Agenda PDIP Desember-Januari
- Notebook Murah dan Hemat dari Berca
- Jangan Takut Jadi Saksi Cuci Uang
- Yuk, Gabung Komonitas D Closers
- Cegah Remaja Jual Diri dengan Beasiswa
- Blogger Sedunia Kumpul di RI