
Adalah tidak terbayangkan bahwa Abu Bakar, seorang laki-laki yang cerdas, akan berpikir dan mananggapi secara keras tentang persetujuan pernikahan gadis 7 tahun (anaknya sendiri) dengan seorang laki-laki berusia 50 tahun.
Serupa dengan ini, Nabi tidak mungkin menerima persetujuan dari seorang gadis yang menurut hadist, masih suka bermain-main dengan bonekanya ketika berumah tangga dengan Rasulullah.
Rasulullah tidak menikahi gadis berusia 7 tahun karena akan tidak memenuhi syarat dasar sebuah pernikahan islami tentang klausa persetujuan dari pihak isteri. Oleh karena itu, hanya ada satu kemungkinan Nabi menikahi Aisyah seorang wanita yang dewasa secara intelektual maupun fisik.
Tidak ada tradisi Arab untuk menikahkan anak perempuan atau laki-laki yang berusia 9 tahun, Demikian juga tidak ada pernikahan Rasulullah dan Aisyah ketika berusia 9 tahun. Orang-orang arab juga berkeberatan dengan pernikahan seperti ini, karena ini tak pernah terjadi sebagaimana isi beberapa riwayat.
Jelas nyata, riwayat pernikahan Aisyah pada usia 9 tahun oleh Hisham ibn `Urwah tidak bisa dianggap sebagai kebenaran, dan kontradiksi dengan riwayat-riwayat lain. Lebih jauh, tidak ada alasan yang nyata
untuk menerima riwayat Hisham ibn `Urwah sebagai kebenaran ketika para pakar lain, termasuk Malik ibn Anas, melihat riwayat Hisham ibn `Urwah selama di Iraq adalah tidak reliable.
Pernyataan dari Tabari, Bukhari dan Muslim menunjukkan mereka kontradiksi satu sama lain mengenai usia menikah bagi Aisyah. Lebih jauh, beberapa pakar periwayat mengalami internal kontradiksi dengan riwayat-riwayatnya sendiri.
Jadi, riwayat usia Aisyah 9 tahun ketika menikah adalah tidak reliable karena adanya kontradiksi yang nyata pada catatan klasik dari pakar sejarah Islam.
Oleh karena itu, tidak ada alasan absolut untuk menerima dan mempercayai usia Aisyah 9 tahun ketika menikah sebagai sebuah kebenaran disebabkan cukup banyak latar belakang untuk menolak riwayat tersebut dan lebih layak disebut sebagai mitos semata.
Lebih jauh, Al-Quran menolak pernikahan gadis dan lelaki yang belum dewasa sebagaimana tidak layak membebankan kepada mereka tanggung jawab-tanggung jawab.
Romad Anjar, romad_tiui04@yahoo.com, (TO Shanavas(Michigan), diterjemahkan oleh Cahyo Prihartono)
- Ambulans Indonesia Untuk Gaza
- PKS Harapkan Suara TKI
- Antara Indonesia dan Palestina
- Indonesia Ikuti Pameran Tatto
- Buah Naga Tumbuh Subur di Sumbawa
- Mengapa PKB Bahas Capres?
- Keadaan di Gaza Sangat Parah
- PKS Malaysia Terus Galang Dana
- Besar Peluang Terjadi Rebound
- Sepeda Jadi Gaya Hidup
- Mega Keliling Indonesia Timur
- Kemana Marcella Zalianty?
- Siapapun Boleh Gunakan Foto Din
- Tim Relawan ke Lokasi Gempa Papua
- Membludak, SMS Peduli Palestina