Ekonomi
08/07/2008 - 12:05
Siap Bawa Agis ke Puncak
Samuel Lorenzo

INILAH.COM, Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Agis Tbk menyetujui penunjukan Samuel A Lorenzo sebagai presiden direktur menggantikan Jhonny Kesuma. Ambisinya: membawa Agis ke jenjang lebih tinggi.

Lorenzo bukanlah orang baru di Agis. Ia adalah Deputi Presdir Agis pada 1990-an. Sebelum diangkap menjadi Presdir, posisi terakhirnya adalah kepala penasihat keuangan Agis. Selain itu, ia telah berpengalaman bertahun-tahun di bidang elektronik di mancanegara.

Lorenzo sempat menjadi Chief Operation Officer (CFO) Broadband Everywhere Corp di Filipina. Dia juga pernah dipercaya sebagai Vice President di Pacific Tel Guam & Mikronesia dan Vice President Director di Agis Tbk indonesia. Sempat juga menjabat sebagai direktur American Express.

Pria berkebangsaan Filipina ini meraih gelar BSc di Universitas Ateneo de Manila, kemudian melanjutkan pendidikan ekonomi hingga meraih gelar MA di CRC-UAP, Filipina. Untuk mendapatkan legislasi MBA, dia hijrah ke Universitas Georgetown, AS.

Di jabatan barunya ini, Lorenzo akan dibantu oleh tiga Direktur Agis lain yang terpilih dalam RUPS, yaitu Eka Hikmawati Supriyadi, Steven Kesuma, dan Heri Mardani. Sementara Presdir sebelumnya, Jhonny Kesuma akan mengisi jabatan Komisaris Utama yang ditinggalkan Sng Sze Hiang.

Lorenzo berambisi untuk membawa Agis ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Dengan demikian, Agis tidak hanya dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di konsumer elektronik dan alat rumah tangga, tetapi juga sebagai penyedia semua layanan telekomunikasi dan multimedia.

"Kekuatan baru manajemen adalah memperbesar distribusi jajaran produk dan memperluas jaringan penjualan distribusi serta jaringan ritel," tandas Lorenzo usai RUPS Agis, beberapa waktu lalu.

Saat ini PT Agis Tbk tengah menjajaki akuisisi perusahaan ritel yang bergerak dalam peralatan telekomunikasi dan telepon genggam yang memiliki lebih dari 100 gerai di pasar tradisional atau domestik. Agis juga mengisyaratkan ke depan akan menggandeng investor asing guna mendukung pengembangan perseroan.

Di pihak lain, Lorenzo menjelaskan perseroan akan memperbesar distribusi jajaran produk dan memperluas jaringan penjualan distribusi serta jaringan ritel. Langkah itu seiring dengan pengembangan Agis sebagai perusahaan berlini bisnis produk teknologi informasi, peralatan telekomunikasi dan jasa pelayanan, piranti telepon selular, dan jasa multimedia.

“Kami ingin menjadi pelaku utama di semua bidang elektronik antara lain untuk rumah tangga, perkantoran, telekomunikasi, dan multimedia,” tambahnya. Untuk mendukung langkah tersebut, belum lama ini Agis menandatangani conditional sale and purchase agreement (CSPA) untuk mengakuisisi perusahaan distributor elektronik asal Singapura, Comstar Mobile Pte Ltd.

Omzet penjualan perusahaan itu per tahun mencapai US$ 500 juta. Akuisisi itu diharapkan mendorong pengembangan merek telepon seluler Kozy milik perusahaan. Pemasaran Kozy akan bisa mencapai wilayah Asia Pasifik. [E1/I4]

KOMENTAR BERITA