Ekonomi
22/08/2008 - 17:59
Siswa Miskin Tak Serap Dana Pendidikan
Reni Herawati

Siswa dari keluarga miskin dipastikan tidak dapat mengakses pendidikan secara layak. Pasalnya, anggaran pendidikan sesuai alokasi RAPBN 2009 hanya mencapai Rp 17 triliun.

Kordinator Gerakan Anti Kemiskinan Rakyat Indonesia (GAPRI), Abdul Ghafur, menyebutkan nominal anggaran pendidikan yang diterima setiap rumah tangga miskin hanya Rp 103,5 ribu per tahun atau Rp 8.622 per bulan. "Angka itu mengacu pada jumlah penduduk miskin di 2008 sebesar 34,96 juta," tukas Abdul Gafur, dalam diskusi mengenai nota keuangan RAPBN 2009, Jumat (22/8), di Jakarta.

Sementara anggaran yang diberikan dalam bentuk beasiswa bagi pendidikan siswa miskin hanya Rp 3,6 triliun.

Padahal alokasi anggaran terbesar di sektor pendidikan itu merupakan program Pemantapan Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar yang Berkualitas. Khususnya bagi daerah yang pendidikannya tertinggal.

"Dengan dana itu,bagaimana mungkin orang miskin bisa mengakses pendidikan yang saat ini terbilang mahal," tegasnya.

KOMENTAR BERITA