

(inilah.com)
INILAH.COM, Beijing - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan China berkeinginan untuk ikut dalam pembangunan berbagai proyek infrastruktur di Indonesia.
"Mereka berkeinginan untuk ikut dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia, dan saya katakan kita (Indonesia) terbuka untuk itu," kata Wapres kepada wartawan di Beijing, China, Sabtu (23/8).
Pernyataan Wapres tersebut diungkapkan seusai melakukan pertemuan dengan beberapa pengusaha China, antara lain Bank Exim China, Goadian Corporation, Petro China, Quchopa, Si An dan China Huadian.
Wapres menjelaskan bahwa selama ini investasi dari China ke Indonesia berada di urutan keenam. Namun, China tidak hanya masuk melalui investasi tetapi juga banyak menjadi kontraktor. Wapres mencontohkan pembangunan proyek pembangkit listrik 10 ribu MW.
"Umumnya mereka meminta hubungan kerja sama yang jangka panjang. Dan kita terbuka untuk itu," kata Wapres.
Menurut Wapres, selama ini antara Indonesia dan China terjalin hubungan kerja sama yang baik di berbagai bidang. Wapres juga menjelaskan bahwa Petro China juga ingin melakukan investasi di Indonesia.
Petro China berminat untuk masuk ke ladang minyak di Jabung (Jambi), Irian Jaya, Jatim (Tuban).[L2]
- Nasib Semen Kupang Terkatung-katung
- Asyik..PU Bisa Serap 1,1 Juta Pekerja
- Menhub: Tinggal Tarif Taksi tak Turun
- Tarif Angkutan Diumumkan Pekan Depan
- Ternyata Rakor Bahas Tarif Angkutan
- AirAsia Miliki Bandara Sendiri
- WIKA Raih Proyek Rp 240 M
- Infrastruktur Tumpuan Saat Krisis?
- Kadin: Sulit Buka Pasar Ekspor Baru
- RI Siap Ekspor 1 JutaTon Beras
- SBY Tantang Pengusaha Kompetitif
- Kiat Rizal Ramli Bantu Ekonomi Rakyat
- ADHI Garap Proyek Alihan Rp 9 T
- GM Pertanyakan Konsistensi RI
- Kawasan Perdagangan Bebas Dihapus