Ekonomi
24/08/2008 - 05:23
RI-China Sepakat Tingkatkan Perdagangan

INILAH.COM, Beijing - Indonesia dan China memiliki kesamaaan dalam upaya untuk meningkatkan hubungan dagang antara kedua negara.

Hal itu ditandai dengan begitu banyaknya perusahaan dari kedua negara yang telah menjalon kontrak kerjasama, kata Menteri Perdagangan Mari Eka Pangestu di Beijing, China, Sabtu (28/8).

"Kedua negara memiliki cara sama dalam upayanya meningkatkan hubungan jangka panjang perdagangan bilateral," ujar Mari, yang mendampingi kunjungan tiga hari Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Mari mengatakan misi utama dari kunjungannya ke Beijing adalah melakukan pembicaraan dengan mitranya, Mendag China Chen Deming, mengenai rencana aksi untuk meningkatkan hubungan dagang dan investasi selain juga membahas isu-isu multilateral seperti Putaran Doha.

Pembicaraan juga difokuskan pada upaya menjaga ketahanan pangan dan menghilangkan hambatan antara kedua negara yang sempat diwarnai saling tolak barang impor beberapa bulan lalu.

"Isu ketahanan pangan juga menjadi aenda penting dalam pertemuan itu meskipun isu ini sudah masuk dalam program ASEAN plus China," ujarnya.

Lebih lanjut Mari mengatakan bahwa saat ini semakin banyak perusahaan mebel China yang menjalin kerjasama dengan mitranya asal Indonesia.

Melalui kerjasama itu, kata Mari, diharapkan perusahaan mebel China tak hanya mengimpor kayu dari Indonesia, tetapi juga memproduksi mebel di Tanah Air untuk kemudian diekspor ke China dan negara lain di dunia.

"Dengan kerjasama ini ami berharap produk kayu Indonesia memiliki nilai tambah dan menarik perusahaan asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia," tandasnya.[L2]

KOMENTAR BERITA