

(bakriesumatera.com)
INILAH.COM, Medan - Swedia akan mengucurkan bantuan bagi peningkatan produksi pertanian di Indonesia. Bentuan itu untuk swasembada benih dan pupuk bagi kelompok petani sawit.
"Bantuan itu, awalnya, berupa pembukaan akses untuk distribusi produk sawit di pasar bursa," kata Ketua Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia (GPPI), Soedjai Kartasasmita, usai pertemuan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Senin (25/8), di Medan.
Hasil keuntungan penjualan di bursa itu, sebagian besar akan dikucurkan ke petani. Bantuan itu berupa alokasi untuk kebutuhan pupuk dan benih, yang menjadi kendala utama petani dalam pengembangan kualitas produk sawit.
"Keseriusan Swedia itu menggembirakan. Kami berharap petani sawit memanfaatkan peluang itu dengan sebaik-baiknya," kata mantan Direktur Utama PT Perkebunan VI yang kini melebur dalam PTPN IV.
Sementara itu, Ketua DPP Apkasindo, Soemardi Syarif, menyatakan, pihaknya akan mensosialisasikan keinginan Swedia membantu petani sawit ke anggotanya sekaligus langsung mempelajari dan menjajaki peluang kerjasama itu.
Apkasindo sudah melakukan berbagai program untuk peningkatan kesejahteraan petani seperti kerjasama titip pengolahan tandan buah sawit (TBS) dengan PTPN IV.[*/L5]
- Bisnis Kreatif dan Kurir, Asing Hanya Bisa 49%
- Asing tak Bisa Miliki Bisnis Pendidikan
- Asing Bisa Miliki 67% Saham di Rumah Sakit
- Ritel Minimarket Tetap Tertutup Untuk Asing
- Rakor Putuskan Menara Telekomunikasi Tertutup Untuk Asing
- Hatta: Jangan Hanya Andalkan APBN
- Menhut : Baru 36 Perusahaan Punya Ijin Tambang di Kaltim
- Pasar Domestik Semen Diprediksi Naik 6%
- Menara Telekomunikasi 100% untuk Nasional
- Mendag Akan Lobi Gubernur China
- BKPM : Kedatangan Obama, Bantu Promosi Indonesia
- Tifatul: Aturan DNI Menara Telekomunikasi Segera Diteken
- BUMN: Garuda Ganti Direksi Usai IPO
- Dapat IOSA, Mandala Buka Rute Regional
- Semua Harga Grosir AS Anjlok 0,6% di Februari
Kurs BI :












