

(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta - Kenaikan harga minyak mentah belakangan ini telah membuat kinerja keuangan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) makin mengkilap.
Selama enam bulan pertama tahun ini, penjualan bersih ENRG melonjak 100% menjadi Rp 889 miliar.
Lonjakan penjualan itu berkat peningkatan harga jual minyak mentah sebesar 65% menjadi US$ 104 per barel dan kenaikan volume produksi minyak dan gas dari 24.400 barel setara minyak per hari menjadi 24.600 barel setara minyak per hari, ujar Direktur Utama Energi Mega Persada Christian V Pontoh di Jakarta, akhir pekan lalu.
Pada periode itu, ENRG juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp 77 miliar.
Ia juga mengatakan Earnings Before Interest, Tax and Depreciation (EBITDA) meningkat tajam 197% menjadi Rp 393 pada semester pertama 2008. Itu berkat penerapan efisiensi biaya.
Selama semester pertama 2008 ini ENRG lebih menggiatkan pengeboran sumur-sumur pengembangan demi mengejar komersialisasi cadangan minyak dan gas bumi lebih cepat.[L2]
Berita terkait tidak ada, silahkan klik tab 'Berita Lainnya' di atas
- Potensi ‘Upside’ di Saham Bank-CPO
- Tugu Pratama Siap Jual Saham
- Indeks BEI 'Fifty-Fifty', Komoditas 'Ngerem'
- Dow Keok, S&P dan Nasdaq Perkasa
- Bapepam Panggil Manajer Investasi
- WIKA Lanjutkan Program 'Buyback'
- Nasabah Sarijaya Minta Kejelasan 'Deadline' BEI
- WIKA Lanjutkan 'Buyback'
- Sarijaya Tawarkan Diri ke Sinar Mas
- BUMI Ikut Dorong IHSG Melemah
- Suspensi Sarijaya Akan Lama
- Bapepam Cekal Direksi Sarijaya
- 'Bluechips' Jatuhkan IHSG 18 Poin
- BUMI Akuisisi Pendopo Coal
- Qtel Belum Tentu Kuasai 65% ISAT