

(istimewa)
INILAH.COM, New York - Setelah sempat melonjak hingga mendekati level psikologis US$ 120 per barel di New York, Rabu (27/8), harga minyak mentah dunia kembali ambles ke kisaran US$ 115 per barel.
Pada awal perdagangan di New York Mercantile Exchange, Kamis (28/8), harga minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Oktober bahkan sudah melampaui level US$ 120 per barel akibat kekhawatiran akan serangan badai Gustav di Teluk Meksiko.
Namun, harga minyak kemudian melorot drastis ke level US$ 115 per barel setelah para investor berasumsi bahwa pemerintah AS akan mengeluarkan cadangan minyaknya jika pasokan minyak terganggu akibat badai Gustav.
Tetapi harga minyak ini masih akan bergejolak dalam beberapa hari ke depan seiring dengan semakin mendekatnya badai Gustav ke fasilitas produksi minyak AS di Teluk Meksiko.
Gustav kemarin sudah mendekati Jamaika dengan membawa angin berkecepatan hampir 120 km/jam, dan badai tropis itu diperkirakan menyentuh Teluk Meksiko pada awal pekan depan.
Pada perdagangan kemarin di New York Mercantile Exchange, harga minyak mentah jenis light sweet ditutup turun US$ 2,56 menjadi US$ 115,59.
Harga minyak itu tertekan juga akibat munculnya laporan pemerintah bahwa cadangan gas alam melonjak melebihi perkiraan karena lesunya permintaan.
Kecemasan terhadap badai Gustav juga membuat warga AS enggan untuk pergi berlibur pada liburan nasional Labor Day, sehingga membuat tekanan terhadap pasar minyak karena permintaan BBM pasti akan berkurang.
Sementara harga gas alam untuk pengiriman Oktober turun 55,8 sen menjadi US$ 8,05 per 1.000 kaki kubik.
Di London, harga minyak mentah jenis Brent untuk pengiriman Oktober turun US$ 2,05 menjadi US$ 114,17 a barel.[L2]
- Wah! Minyak Merosot Lagi di US$ 41
- Harga BBM Turun Dibahas Malam Ini?
- Saling Tuding BBM Macet
- Pertamina Siap Beli Tuban Petro
- Pertamina Belum Putuskan Mitra Natuna
- Rio Tinto Tetap Tambang Nikel Sulawesi
- 2015, Produksi Batubara China Naik 30%
- UU No.21 'Lumpuhkan' Pertamina
- Harga Minyak Asia Bisa US$ 70
- Mantan Kapolri Jadi Komut Pertamina
- Stok Minyak Sekarang Juga!
- Komputerisasi Pertamina Menggiurkan
- Yes! Emas Hitam Asia Naik Tipis
- Akhirnya Minyak Rontok di US$ 42
- Komputerisasi Pertamina Dipaksakan