

(inilah.com/subekti)
INILAH.COM, Jakarta - Hajatan besar hari raya Lebaran masih sekitar sebulan lagi. Namun hari raya terbesar umat muslim harus sudah dipersiapkan secara maksimal. Apalagi lonjakan pemudik di 2008 diperkirakan mencapai 15,8 juta orang atau naik 6,14%.
Dirjen Perhubungan Darat Dephub Iskandar Abubakar memprediksikan jumlah pemudik tahun ini mencapai 15,8 juta orang menggunakan berbagai moda angkutan umum. Belum termasuk pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi dan sepeda motor.
Jumlah mobil pribadi yang akan melakukan mudik 2008 diperkirakan mencapai 1,3 juta kendaraan sementara sepeda motor diperkirakan meningkat sekitar 18% menjadi 2,5 juta kendaraan.
"Dephub akan bekerja sama dengan Polri khusus mengatur pemudik sepeda motor dan bajaj, sementara itu calo juga akan ditindak tegas bekerja sama dengan pihak kepolisian," kata Iskandar.
Untuk melayani pemudik ini, semua jalur juga dipersiapkan dari mulai angkutan darat, laut hingga udara. Untuk jalur darat, Menteri Perhubungan Jusman Syafii Jamal, memastikan jalur pantai utara (Pantura) siap dilalui arus mudik Lebaran pada pertengahan bulan puasa mendatang atau 15 hari menjelang lebaran.
Menhub melakukan peninjauan jalur khusus di pantura, antara lain jalur Rembang, Juwana, dan Pati. Ketiga wilayah ini memang membutuhkan perhatian khusus. Setidaknya sepanjang 6 kilometer jalan di wilayah itu mengalami kerusakan parah sehingga perlu dilakukan perbaikan dengan beton.
Jusman juga menegaskan, semua kendaraan berat tidak akan diperbolehkan beroperasi pada H-4 lebaran, kecuali truk-truk yang mengangkut sembako dan bahan bakar.
"Insya Allah, 90% pantura Jawa, kondisi jalannya siap menerima arus mudik tahun ini," katanya. Dari total jalur pantura sepanjang 1.181,89 km itu dengan kondisi sampai Demak dari Jakarta, sudah empat lajur dan dari Demak hingga Tringguli diupayakan sebelum lebaran juga empat lajur.
Namun, Jusman menggarisbawahi bahwa prediksi pengguna angkutan umum pada angkutan lebaran kali ini akan meningkat tahun ini, khususnya bus angkutan umum. "Sementara kapasitas jalan masih tetap maka hal ini berakibat kecepatan kendaraan akan menurun," kata Jusman.
Data Dephub menyebutkan, pada arus mudik tahun lalu jumlah bus angkutan umum sebesar 33.358 unit dengan kapasitas 15,1 juta. Tahun ini diperkirakan meningkat menjadi 34.395 bus dengan kapasitas angkut 16,5 juta orang.
Pemerintah juga telah menyiapkan 127 unit kapal feri untuk tujuh lintas penyeberangan utama nasional menyambut hari raya Idulfitri 2008. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Dephub Iskandar Abubakar, sejumlah kapal feri yang disiapkan tersebut nantinya akan digunakan angkutan mudik pada saat lebaran mendatang.
Kapal feri yang digunakan sebagian besar digunakan melayani rute penyeberangan padat yaitu Jawa-Sumatera (Merak-Bakauheni), Jawa-Madura (Ujung-Kamal) dan Jawa-Bali (Ketapang-Gilimanuk).
Adapun tujuh lintasan penyeberangan utama di Indonesia itu terdiri atas Merak-Bakauheni, Ujung-Kamal, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padangbai, Kayangan-Pototano, Bajo'e-Kolaka, dan Palembang-Muntok.
Sementara itu, Ketua Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Jatim Bambang Harjo menambahkan sejumlah operator penyeberangan di Jatim telah menyiapkan sedikitnya 50 unit kapal feri guna melayani arus mudik di lima lintasan di provinsi itu.
- Asyik..PU Bisa Serap 1,1 Juta Pekerja
- Menhub: Tinggal Tarif Taksi tak Turun
- Tarif Angkutan Diumumkan Pekan Depan
- Ternyata Rakor Bahas Tarif Angkutan
- AirAsia Miliki Bandara Sendiri
- WIKA Raih Proyek Rp 240 M
- Infrastruktur Tumpuan Saat Krisis?
- Kadin: Sulit Buka Pasar Ekspor Baru
- RI Siap Ekspor 1 JutaTon Beras
- SBY Tantang Pengusaha Kompetitif
- Kiat Rizal Ramli Bantu Ekonomi Rakyat
- ADHI Garap Proyek Alihan Rp 9 T
- GM Pertanyakan Konsistensi RI
- Kawasan Perdagangan Bebas Dihapus
- Asyik! Harga Minyak Goreng Turun