
INILAH.COM, Jakarta - Pemesanan pembelian obligasi negara ritel (ORI) seri ORI005 mencapai Rp 2,71 triliun atau 43,61% dari target penjualan sebesar Rp 6,225 triliun.
"Pemesanan berasal dari 16.171 investor," kata Direktur Surat Berharga Negara Ditjen Pengelolaan Utang Depkeu, Bimantara Widyajala di Jakarta, Senin (1/9).
Menurutnya, rata-rata pemesanan ORI005 mencapai Rp 194 juta per pemesan dibanding Rp 357 juta pada ORI004.
Adapun porsi investor baru terhadap total investor naik dari 76% pada ORI004 menjadi 84% pada ORI005.
Pemerintah menawarkan ORI005 melalui 18 agen penjual sejak 19 hingga 29 Agustus 2008. ORI005 akan resmi diterbitkan pada 3 September 2008.
ORI005 akan jatuh tempo pada 15 September 2013 atau berjangka waktu 5 tahun dengan tingkat kupon 11,45%.[L5]
- Rupiah Kembali Terguncang
- Inilah Bank Agen Resmi Reksadana!
- Depkeu Lelang SUN Rp 3 T
- BNI Terintegrasi ke ATM Jepang
- Wah! Rupiah Tembus Rp 11.000 Lagi
- Tidak Jalankan PNPM, Tuntut Pemda
- Inilah Realisasi APBNP 2008!
- Wuih! KPK Usik Rekap Bank 1998
- Utang BLBI Tersisa Rp 200 T
- Bunga Bank Turun, Tinggal Tunggu
- Sssst! Menkeu dan BI Datangi KPK
- Wah! Temasek Rugi Besar di Merrill
- Menunggu Penurunan Bunga Bank
- Kasus Sarijaya tak Dongkrak DPK Bank
- 2009, Saatnya Bank Tambah Modal