WAWANCARA
INDEKS WAWANCARA
![]() | |
| Warwick Brady (thehindubusinessline.com) |
INILAH.COM, Jakarta – Ketatnya persaingan di bisnis penerbangan tanah air, memicu berbagai maskapai melakukan sejumlah langkah pembenahan dan ekspansi di tubuh perusahaan. Salah satunya adalah maskapai Mandala Airlines.
Menurut Chief Executive Officer Mandala Warwick Brady, terhitung sejak 2007 Mandala Airlines mengalami perubahan dari sisi operasional yaitu melakukan peremajaan armada miliknya.
Sehingga, maskapai yang mengklaim mengedepankan aspek keselamatan dan pelayanan terbaik ini, menargetkan hanya akan menggunakan satu jenis pesawat dalam kegiatan operasionalnya pada 2009, yaitu jenis Airbus baru.
"Mandala sudah tidak lagi menggunakan boeing 737-200 sejak Februari 2002 dan pada akhir 2008 tidak lagi menggunakan boeing 737-400" kata Warwick, saat jumpa pers pembukaan rute-rute baru, Jakarta, Rabu (3/9). Berikut petikan wawancaranya.
Berapa jumlah pesawat yang disiapkan Mandala untuk merubah seluruh armadanya?
Mandala telah memesan 30 pesawat Airbus senilai US$ 1,8 miliar. Mandala kini menempatkan diri sebagai maskapai yang mengklaim mengedepankan aspek keselamatan dan pelayanan terbaik.
Kapan Mandala akan merealisasikan penerbangan armada Airbus ini?
Rencana penambahan armada sudah dimulai sejak 2006 sampai 2008 yang masih melakukan kombinasi pesawat Boeing dan Airbus. Tapi pada 2009-2012 kami akan memulai menggunakan Airbus.
Saat ini kami memiliki 12 jenis pesawat Airbus yang sudah beroperasi ke beberapa wilayah Indonesia. Pertengahan September 2008, kami akan menerima lagi tiga jenis pesawat Airbus, satu untuk Airbus A320 dan dua untuk Airbus A319.
Apa yang ditawarkan Mandala kepada penumpang dengan menggunakan Airbus?
Mandala merupakan maskapai nomor satu yang menyediakan perjalanan aman, andal dan dengan harga terjangkau. Hal itu dibuktikan pada 2008, on-time performance Mandala menunjukkan perolehan terbaik di industri penerbangan dengan angka di atas 95% untuk ketepatan waktu dan toleransi 15 menit serta 99% dalam toleransi 1 jam.
Bagaimana dengan tarif penerbangan?
Kami mencoba mencermati kebutuhan pelanggannnya, jadi Mandala memberikan pilihan-pilihan kepada pelanggannya. Bagi pelanggan Mandala yang sangat peka terhadap harga, Mandala menawarkan harga yang cukup murah, sangat kompetitif dan hemat, yaitu tiket ultra.
Mandala menyiapkan tiga jenis tarif. Pertama jenis tiket ultra prefer, hanya saja limitasinya ada pada tiket ultra saverever, dimana tiket tidak bisa diubah tanggal keberangkatan. Kalau diubah, harus ada biaya tambahan.
Tapi kalau mau fleksibilitas yang tinggi, Mandala menawarkan ultra flight, itu bisa didiskon, bisa ganti tanggal, harganya murah tapi lebih mahal dari ultra prefer.
Mandala juga menyediakan layanan premium untuk produk korporasi yang kami sebut Mandala priority yang tidak diperoleh dari Mandala ultra prefer dan ultra fligth. Untuk kisaran harga ditentukan berdasarkan rute, jam, hari dan bulan penerbangan.
Target apa yang ingin dicapai setelah menggunakan seluruh armada Airbus?
Hingga akhir 2008, kami mentargetkan mendapat lima juta penumpang. Dengan tambahan armada yang akan datang hingga 2009, diharapkan jumlah itu bisa bertambah. [E2]
[ Kirim ke teman ]