
INILAH.COM, Tokyo - Saham-saham Jepang melemah pada awal perdagangan Jumat (5/9) menyusul aksi jual di Wall Street setelah data ketenagakerjaan dan laporan penjualan ritel mengecewakan.
Para investor lokal juga tidak nyaman setelah yen menguat ke level tengah 106 yen, naik sekitar 1,8 yen dari perdagangan Kamis.
Penguatan yen menutup dampak positif dari penurunan harga minyak. Minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Oktober turun US$ 1,46 menjadi ditutup di bawah US$ 108 di New York Mercantile Exchange.
Tadi malam, indeks Dow Jones jatuh 344,65 poin menjadi 11.188,23 -- penurunan terburuk untuk indeks blue-chip sejak 26 Juni.
Pada 0012 GMT, indeks Nikkei 225 Stock Average turun 334,45 poin menjadi 12.223,21.
Indeks Topix turun 32,54 poin atau 2,7 persen menjadi 1.169,11.[*/L2]
- Efek Elnusa Layak Ditimang
- Penjualan CPO AALI Naik 24,3%
- Jangka Pendek, Harga Wajar MPPA 1.300
- ‘Operating Cost’ Bank Halangi Penurunan Bunga Kredit
- INVS Cetak Laba Bersih Tumbuh 1.300%
- IHSG Dibuka Anjlok 24,72 Poin
- IHSG Masih Diuji di Kisaran 2.712-2.767
- BEI Suspensi Saham RAJA
- Setelah Stagnan, BUMI Akan Terus Menanjak
- Laba Bersih Kageo Igar Melesat 236,69%
- Lippo Cikarang Cetak Laba Bersih Melejit 81,19%
- MERK Cetak Laba Bersih Tumbuh 48,75%
- Dana Asing Masih Bisa Selamatkan Rupiah
- Laba Bersih Antam Jeblok 55,82%
- Saham POLY Diburu Bandar?
Kurs BI :












