BERITA
INDEKS BERITA
INILAH.COM, Jakarta - Perusahaan peternakan dan pengolahan ayam terpadu, PT Sierad Produce Tbk (SIPD), akan melakukan serangkaian ekspansi usaha pada kuartal keempat tahun ini.
Pada periode itu perseroan akan menambah kapasitas kandang dan pembibitan ayam sehubungan permintaan daging ayam terus mengalami peningkatan.
"Ekspansi yang akan dilakukan SIPD adalah pembangunan 40 kandang peternakan induk ayam ras pedaging dan petelur serta satu tempat penetasan ayam di Magelang, Jawa Tengah. Selain itu, perseroan juga berencana mengembangkan perkebunan jagung di Sulawesi Selatan," kata Sekretaris Perusahaan SIPD, Elies Lestari Setiawan di Jakarta, Kamis malam (5/9).
Elies mengatakan untuk pembangunan 40 kandang ayam dibutuhkan dana investasi Rp 250 miliar, satu tempat penetasan ayam Rp 60 miliar dan perkebunan jagung Rp 100 miliar. Jadi totalnya sekitar Rp 410 miliar, katanya.
Ia menambahkan pembangunan 40 kandang ayam dan tempat penetasan akan dilakukan secara bertahap dalam jangka waktu 2 tahun. Sumber dana yang dibutukan untuk pembangunan 40 kandang dan satu tempat penetasan sebesar Rp 310 miliar berasal dari dana internal dan pinjaman bank.
Komposisinya, dana internal sekitar 30%-35% atau Rp 93 miliar hingga Rp 108,5 miliar dan pinjaman bank sebesar 65%-70% atau Rp 201,5 miliar hingga Rp 217 miliar.
Jika pinjaman dari bank dapat dicairkan pada awal kuartal keempat, lanjutnya, maka perseroan menargetkan dapat membangun 10 kandang baru hingga akhir tahun ini. Saat ini, perseroan sudah membebaskan lahan di kawasan Grabak, Magelang, Jawa Tengah.
Sedangkan untuk ekspansi ke pekebunan jagung, akan diproses mulai Oktober 2008. Proyek tersebut akan ditangani anak perusahan Sierad Produce, yakni PT Trans Pasifik Niagareksa (TPN).
"Bisnis ini kami kembangkan seiring dengan prospek bisnis biofuel dari minyak jagung yang sedang berkembang," paparnya.
Elies mengatakan dengan penambahan 40 kandang ayam pedaging dan petelur, perseroan menargetkan total kapasitas produksi dapat bertambah menjadi 2.550.000 ayam pedaging dan petelur per pekan.
Saat ini, total kapasitas produksi perseroan mencapai 2 juta ayam per pekan, terdiri dari 1,6 juta ayam pedaging dan 400.000 ayam petelur.
Jika 40 kandang selesai dibangun dan beroperasi, diharapkan dapat menghasilkan tambahan produksi 430.000 ayam pedaging dan 120.000 ayam petelur per pekan.
"Ini kami lakukan untuk memenuhi permintaan daging ayam yang rata-rata meningkat sekitar 30% setiap tahun, khususnya pada saat bulan Ramadhan dan Lebaran," kata Elies.
Ia berharap target penjualan 2008 sebesar Rp 2 triliun dapat tercapai.
Hingga Juli 2008, penjualan perseroan telah mencapai Rp 1,4 triliun. Sedangkan untuk laba bersih ditargetkan mencapai Rp 46 miliar pada akhir 2008 dan hingga Juli 2008 sudah mencapai Rp 40 miliar.[*/L2]
[ Kirim ke teman ]