BERITA
INDEKS BERITA
INILAH.COM, Jakarta - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memperkirakan penarikan pinjaman proyek pada 2009 mencapai Rp 24,9 triliun. Anggaran itu untuk memenuhi target defisit APBN 2009 sebesar Rp 99,6% atau setara 1,9% dari PDB.
Angka tersebut berdasarkan perkiraan pencairan pembiayaan proyek-proyek tahun jamak (multiyears) yang dipengaruhi oleh kemajuan proyek-proyek bersangkutan.
"Alokasi terbesar ada di Departemen Pekerjaaan Umum yakni senilai Rp 8,5 triliun," papar Direktur Alokasi Pendanaan Pembangunan Kemeneg PPN/Bappenas Wismana Adi Suryabrata, Minggu (7/9), di Jakarta.
Dikatakan, pencapaian pencairan proyek terkait juga turut menentukan besaran alokasi pinjaman proyek di tahun depan.
Adapun total penarikan pinjaman luar negeri tahun depan mencapai Rp 46 triliun. Sedangkan sisanya akan diperoleh dari penarikan pinjaman program sebesar Rp 21,2 triliun.
Selain digunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan kementerian lembaga, pinjaman proyek juga digunakan untuk meneruskan pinjaman kepada Badan Usaha Milik Negara atau pemerintah daerah.
Pinjaman proyek bersumber dari lembaga keuangan multilateral maupun bilateral seperti Bank Pembangunan Asia (Asia Development Bank), Bank Dunia, Islamic Development Bank (IDB), dan Japan Bank for International Cooperation (JBIC), maupun lembaga keuangan komersial.[L5]
[ Kirim ke teman ]