
Minggu, 21 Maret 2010
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12429.6
Ekonomi
18/11/2008 - 10:19
Pilihan Sulit Qtel di ISAT

(inila.com/Bayu Suta)
INILAH.COM, Jakarta - Saat ini Qatar Telecom menemui jalan yang sulit untuk dilalui terkait dengan upayanya menguasai PT Indosat (ISAT).
Sebelumnya, pemerintah mengatakan Qtel harus memilih untuk memiliki 49% saham Indosat (ISAT) atau 65% dengan syarat bisnis jaringan
tetap dilepas dari ISAT.
Hal itu dikarenakan peraturan pemerintah terkait daftar negatif investasi di mana kepemilikan asing di telekomunikasi jaringan tetap dibatasi sebesar 49%, sementara perusahaan seluler sebesar 65%.
Pemerintah mengatakan Qtel bisa saja mendirikan perusahaan baru yang akan mengatasi bisnis jaringan tetapnya, namun kepemilikan ISAT di perusahaan itu dibatasi sebesar 49%.[tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi disini atau akses mobile langsung http://M.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
[ Kirim Komentar ]
- Sepekan, IHSG Pindah-pindah Zona
- Wall Street Anjlok Dipicu Kekhawatiran Utang Yunani
- Data Ekonomi AS Picu Bursa Asia Naik
- ‘Capital Inflow’ Kembali Dongkrak Rupiah
- Inilah Daftar 10 'Foreign Buy' Saham
- Laba Bersih Hero Supermarket Naik 9,98%
- Anak Usaha PTBA Bakal Susah Dapat Ijin Tambang
- Jelang Buka, Wall Street Mixed di Kisaran Sempit
- Indofood Tuntaskan Restrukturisasi Anak Usaha
- MNC & Linktone Akuisisi 75% Innoform Media
- INTP Bangun Pembangkit Listrik Senilai US$100-150 Juta
- Inilah Daftar 'Top Foreign Sell' Saham
- DOID Bantah Wacana 'Rights Issue'
- 'Volatile', IHSG Mampu Berakhir Manis
- ADHI Bagi Hasil Sukuk Mudharabah Rp3,437 M
Copyright © 2007-2008 Inilah.com. All rights reserved Inilah.com












