

(Foto/ Bayu Suta)
INILAH.COM, Jakarta - IHSG sesi I pada perdagangan Jumat (10/7) ditutup turun 2,75 poin (-0,13%) ke level 2.081,22 karena pergerakannya yang masih mix karena pengaruh bursa regional.
Hal itu dikatakan oleh analis saham BNI Securities, Muhammad Alfatih kepada INILAH.COM, Jumat (10/7). "Pasar masih bergerak mix, karena bursa regional juga cenderung mix akibat belum adanya sentimen positif yang masuk," katanya.
Bursa regional masih mendapat tekanan negatif dari data-data ekonomi dunia dan AS. Apalagi penguatan harga minyak masih sangat tipis di US$ 61 per barel sehingga masih rawan koreksi. Sentimen dari dalam negeri juga belum ada lagi karena masih menunggu laporan keuangan kuartal II 2009.
Walaupun pemerintah telah menyatakan pertumbuhan ekonomi tahun ini masih tinggi sekitar 4,6%, namun karena masih dominannya sentimen negatif sehingga belum berpengaruh positif ke IHSG. Kemungkinan baru mulai mempengaruhi IHSG pada pekan depan.
Volume perdagangan sesi I ini mencapai 2,1 miliar lot saham senilai Rp 1,3 miliar dengan 64 saham naik, 79 saham turun serta 68 saham stagnan. Untuk LQ45 turun 0,67 poin ke 405,44 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 2,2 poin ke 329,38.
Untuk saham-saham yang naik antara lain Metropolitan Kentjana (MKPI) naik 625 poin ke 2.725, HM Sampoerna (HMSP) naik 300 poin ke 9.300, Gudang garam (GGRM) naik 250 poin ke 12.700, Tambang Barubara Bukit Asam (PTBA) naik 250 poin ke 11.500, Indocement Tunggal Prakasa (INTP) naik 250 poin ke 7.450, Bank Danamon (BDMN) naik 125 poin ke 4.625, Exelcomindo Pratama (EXCL) naik 90 poin ke 1.210.
Sementara saham-saham yang turun antara lain Astra International (ASII) turun 550 poin ke 25,100, Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun 400 poin ke 19.050, Telekomunikasi Indonesia (TLKM) naik 150 poin ke 7.950, Sampoerna Agro (SGRO) turun 100 poin ke 1.640, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun 100 poin ke 7.000, United Tractors (UNTR) turun 100 poin ke 10.250, Bank Mega (MEGA) turun 50 poin ke 2.250. [hid/cms]
- Sepekan, IHSG Pindah-pindah Zona
- Wall Street Anjlok Dipicu Kekhawatiran Utang Yunani
- Data Ekonomi AS Picu Bursa Asia Naik
- ‘Capital Inflow’ Kembali Dongkrak Rupiah
- Inilah Daftar 10 'Foreign Buy' Saham
- Laba Bersih Hero Supermarket Naik 9,98%
- Anak Usaha PTBA Bakal Susah Dapat Ijin Tambang
- Jelang Buka, Wall Street Mixed di Kisaran Sempit
- Indofood Tuntaskan Restrukturisasi Anak Usaha
- MNC & Linktone Akuisisi 75% Innoform Media
- INTP Bangun Pembangkit Listrik Senilai US$100-150 Juta
- Inilah Daftar 'Top Foreign Sell' Saham
- DOID Bantah Wacana 'Rights Issue'
- 'Volatile', IHSG Mampu Berakhir Manis
- ADHI Bagi Hasil Sukuk Mudharabah Rp3,437 M
Kurs BI :












