

(Foto/ Bayu Suta)
INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan Jumat (10/7) ditutup turun 20,88 poin (-1%) ke level 2.063,09 karena aksi koreksi yang dipengaruhi oleh sentimen negatif bursa Eropa dan regional.
Hal itu dikatakan oleh analis saham Recapital Securities, Poltak Holtradero kepada INILAH.COM, Jumat (10/7). "Ini disebabkan sentimen negatif dari bursa Eropa dan regional setelah minyak terus turun hingga ke level US$ 59 per barel," katanya.
Pelemahan harga minyak dunia ini sangat mempengaruhi harga saham komoditas. Akibatnya IHSG tidak dapat melakukan perlawanan sehingga pasrah dengan aksi koreksi yang terjadi. Bahkan pada perdagangan sesi II, aksi tersebut semakin tajam hingga menjauh dari level 2.100 setelah pada sesi I dekat dengan level tersebut.
Volume perdagangan mencapai 4,2 miliar lot saham senilai Rp 3 triliun dengan 52 saham naik, 141 saham turun serta 54 saham stagnan. Untuk LQ45 turun 4,48 poin ke 401,63 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 4,6 poin ke 327,01.
Untuk saham-saham yang naik antara lain Metropolitan Kentjana (MKPI) naik 650 poin ke 2.750, Indocement Tunggal Prakasa (INTP) naik 250 poin ke 7.450, HM Sampoerna (HMSP) naik 200 poin ke 9.200, Indosat (ISAT) naik 100 poin ke 5.350, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik 100 poin ke 3.450, Exelcomindo Pratama (EXCL) naik 90 poin ke 1.210, Bank Danamon (BDMN) naik 75 poin ke 4.575.
Sementara saham-saham yang turun antara lain Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun 800 poin ke 18.650, Astra International (ASII) turun 600 poin ke 25,050, Astra Agro Lestari (AALI) turun 350 poin ke 16.500, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun 300 poin ke 6.800, Bayan Resources (BYAN) turun 250 poin ke 5.200, Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) turun 225 poin ke 3.650, Telekomunikasi Indonesia (TLKM) turun 200 poin ke 7.900, Medco Energi International (MEDC) turun 150 poin ke 2.875. [hid/cms]
- Sepekan, IHSG Pindah-pindah Zona
- Wall Street Anjlok Dipicu Kekhawatiran Utang Yunani
- Data Ekonomi AS Picu Bursa Asia Naik
- ‘Capital Inflow’ Kembali Dongkrak Rupiah
- Inilah Daftar 10 'Foreign Buy' Saham
- Laba Bersih Hero Supermarket Naik 9,98%
- Anak Usaha PTBA Bakal Susah Dapat Ijin Tambang
- Jelang Buka, Wall Street Mixed di Kisaran Sempit
- Indofood Tuntaskan Restrukturisasi Anak Usaha
- MNC & Linktone Akuisisi 75% Innoform Media
- INTP Bangun Pembangkit Listrik Senilai US$100-150 Juta
- Inilah Daftar 'Top Foreign Sell' Saham
- DOID Bantah Wacana 'Rights Issue'
- 'Volatile', IHSG Mampu Berakhir Manis
- ADHI Bagi Hasil Sukuk Mudharabah Rp3,437 M
Kurs BI :












