Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9016

(inilah.com /Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta - Bank Mutiara (dulu Bank Century) ternyata sudah melunai Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) sebesar Rp 600 miliar ke BI pada 11 Februari 2009 lalu.
Hal itu disampaikan Direktur Mutiara Bank (Bank Century) Ahmad Fajar, Senin (5/10). "Pelunasan FPJP ini atas permintaan manajemen lama karena kekurangan likuiditas," ujar Ahmad.
Ia mengatakan dana pelunasan FPJP tersebut didapat dari dana masyarakat sekitar Rp 449 miliar, dan sisa dari interbank. "Kami sudah sangat dipercaya oleh interbank, dan pada 6 Februari lalu mendapatkan dana sekitar Rp 6 miliar," ujar Ahmad.
Seperti diketahui, MutiaraBank mencatatkan laba sekitar Rp 237,3 miliar per September 2009. Untuk aset bank sekitar Rp 7,04 triliun dari sebelumnya Rp5,8 triliun per Desember 2008. Nilai Dana Pihak Ketiga pada Agustus 2009 sekitar Rp 5,9 triliun, sedangkan NPL turun dari 10% per awal tahun menjadi 6,8%.
"NPL kemungkinan akan turun di bawah 5% karena MutiaraBank akan menagih nasabah yang belum membayar kredit dan aset-aset di luar negeri sekitar Rp 12 trilliun," ujar Direktur Utama Maryono. [cms]
- Sepekan, Cadangan Devisa Turun US$100 Jt
- Kepemilikan Asing di SBI 19,45% dari Dana Total
- Pemerintah Tengah Kembangkan Jakarta Konsensus
- Pemerintah Putuskan Akhir September
- Total Tagihan 20 Bank Terlikuidasi Rp23 T
- Boeing Kurangi Pesawat Militer dan PHK Karyawan
- Gaji US$2 Juta, Bob Diamond Jadi CEO Barclays
- GWM-LDR Dibatasi, Mandiri Siap Terima Sanksi
- GWM Naik, Bunga Kredit Mandiri Berpotensi Naik 10-15 Bps
- 400 Bank di Amerika akan Gagal
- Mandiri Jadi Agen Pembayaran Gas Blok Madura Offshore
- Top Eksekutif Kia Motors Mundur
- BI Pasok Uang Kartal Capai Rp49,56 T
- BI: Sebaran Uang Kartal Capai Rp40,192 T
- AIG Batalkan Jual Unit Bisnis di Taiwan











