
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12429.6

(inilah.com /Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta - PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) akan kembali melakukan pembagian dividen Interim dari laba bersih semester I tahun ini. Total dividen interim yang akan dibagikan adalah sebesar US$ 79 juta.
Dengan sentimen ini, pergerakan saham ITMG kembali positif di level Rp 24.200 setelah sempat tertekan berada di level terendah di Rp 23.850 dari pembukaan sesi I di level Rp 24.100. Akhirnya saham ITMG ditutup naik Rp 150 ke Rp 24.200 dengan volume 2.517 senilai Rp 30,2 miliar sebanyak 466 kali transaksi.
Nilai US$ 79 juta merupakan 49,78% dari total laba bersih ITMG pada paruh pertama tahun ini yang meraih laba bersih US$ 158,7 juta. Dengan mengacu pada kurs tengah BI Rp 9705 per dolar AS maka total nilai dividen Interim yang dibagikan setara Rp 766,7 miliar, demikian seperti dikutip dari sebuah situs ekonomi nasional.
Pihak yang paling banyak menikmati cum dividen kali adalah Banpu Mineral Plc selaku pemilik mayoritas 73,72% saham ITMG. Banpu akan memperoleh dividen interim dengan total sekitar US$ 58,24 juta.
Dengan pembagian dividen interim ini tidak akan mengganggu kinerja kas ITMG. Pasalnya ITMG merupakan perusahaan yang tergolong sehat dengan debt to equity ratio yang berimbang sekitar 1x. Selain itu ITMG sendiri merupakan salah satu penghasil batubara premium, sehingga memiliki harga rata-rata batubara yang lebih mahal dibandingkan perusahaan batubara lainnya. [hid]
- Sepekan, IHSG Pindah-pindah Zona
- Wall Street Anjlok Dipicu Kekhawatiran Utang Yunani
- Data Ekonomi AS Picu Bursa Asia Naik
- ‘Capital Inflow’ Kembali Dongkrak Rupiah
- Inilah Daftar 10 'Foreign Buy' Saham
- Laba Bersih Hero Supermarket Naik 9,98%
- Anak Usaha PTBA Bakal Susah Dapat Ijin Tambang
- Jelang Buka, Wall Street Mixed di Kisaran Sempit
- Indofood Tuntaskan Restrukturisasi Anak Usaha
- MNC & Linktone Akuisisi 75% Innoform Media
- INTP Bangun Pembangkit Listrik Senilai US$100-150 Juta
- Inilah Daftar 'Top Foreign Sell' Saham
- DOID Bantah Wacana 'Rights Issue'
- 'Volatile', IHSG Mampu Berakhir Manis
- ADHI Bagi Hasil Sukuk Mudharabah Rp3,437 M












