

(inilah.com /Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta - IHSG
pada perdagangan Selasa (10/11) ditutup turun 24,47 poin (1,02%) ke level 2.381,96 karena pasar terjadi konsolidasi yang mendoorong koreksi.
Hal itu dikatakan analis saham First Asia Capital, Bayu Aji kepada INILAH.COM Selasa (10/11). "Pasar terjadi koreksi terhadap saham-saham unggulan seperti saham keluarga Bakrie dan sebagian grup Astra," katanya.
Pasar sepi dari sentimen positif sehingga mendorong melakukan profit taking setelah sesi I masih berada di zona positif. Kecenderungan negatif diperkirakan besok akan berlanjut.
Volume perdagangan mencapai 4 miliar unit saham senilai Rp3,1 triliun dengan 41 saham naik, 175 saham turun serta 43 saham stagnan. Untuk LQ45
turun 4,5 poin ke 468,2 dan Jakarta Islamic Index (JII)
turun 3,8 poin ke 385,76.
Untuk saham-saham yang naik antara lain Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) naik Rp500 ke Rp5.500, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp150 ke Rp10.300, Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) naik Rp125 ke Rp2.200, Telekomunikasi Indonesia (TLKM) naik Rp100 ke Rp8.750,Indosat (ISAT) naik Rp100 ke Rp5.150.
Sedangkan untuk saham-saham yang turun antara lain Delta Djakarta (DLTA) turun Rp4.000 ke Rp46.000, Merck (MERK) tutun Rp4.000 ke Rp75000, Astra International (ASII) turun Rp550 ke Rp31.050, Resource Alam Indonesia (KKGI) turun Rp500 ke Rp1.550, Goodyear Indonesia (GDYR) turun Rp500 ke Rp9.200, Gudang Garam (GGRM) turun Rp450 ke Rp16.500. [hid]
- Yuk! Akumulasi Beli PTBA, INDY, PTBA
- Khawatir Akan Valuasi, Bursa Asia Jatuh
- Laba Bersih Indocement Naik 57%
- KSEI: Pengguna AKSes Capai 10.751 Investor
- Inilah Daftar 10 'Top Foreign Buy' Sore
- BKPM: Pengadaan BTS tak Perlu Asing
- Pefindo Beri Peringkat AA- untuk BBTN dan OTMA
- Bursa Awasi Pergerakan Saham ASDM
- Bayan Bakal Akuisisi Tambang di Kalimantan
- 'Profit Taking', Bursa Meranggas
- RUPS Bayan Setujui Jaminkan Aset Cari Pinjaman
- Menkeu Setujui 'Rights Issue' BNI
- MPPA Wajib Paparkan Dana Hasil Penjualan Matahari
- Regional Merah, IHSG Turun 19,02 Poin
- Penjualan Saham Teijin Hampir Final
Kurs BI :












