Jumat, 21 November 2008
Gaya Hidup - Kuliner
  BERITA
  INDEKS BERITA
29/08/2008 17:27
Rasa Pojokan Italia Asli di Trattoria
Entin Supriati
 

(istimewa)
 

INILAH.COM, Jakarta - Jika memutuskan makan malam di Trattoria dengan pacar, keluarga atau sahabat dekat, sebaiknya mengosongkan perut dulu, sebab porsinya tergolong besar untuk ukuran orang Indonesia. Soal rasa, inilah restoran Italia yang otentik, karena juru masaknya asli dari Negeri Pasta itu.

Sebelum merambah Jakarta, Trattoria lebih dulu memanjakan perut pelancong Bali. Menyusul kesuksesan itu, resto ini lalu membuka cabang di Jakarta Pondok Indah dan Kuningan.

Ada baiknya pula mengembalikan rasa pizza ke aslinya setelah dibombarbir oleh pizza cepat saji ala Amerika. Di Trattoria, harga pizza, masih dibawah Rp30.000/porsi, lebih murah daripada restoran waralaba. Sedangkan harga pasta sekitar Rp35.000-Rp40.000.

Harga makanan di Trattoria sepertinya terdikte oleh namanya, yang dapat diartikan dalam terjemahan bebas sebagai tempat makan tradisional, dengan kata lain ibarat warung pojok ala Italia.

Desain restoran ini menggunakan konsep minimalis dengan dapur terbuka di lantai dua, sementara bar tidak terlalu besar dan sepertinya untuk menampung pelanggan yang datang sendirian.

Bila masih belum paham dengan menu yang semuanya dalam bahasa ibunya, panjang-panjang pula, mintalah pelayan untuk menerangkan artinya. Masih tidak mengerti juga? Tunjuk saja makanan yang namanya tertulis paling seksi.

Menu paling mahal adalah Tonno In Crosta Alla Siciliana, tuna segar yang dibakar dalam salamandra, di-topping oleh roti renyah, disajikan dengan sayuran, wortel kecil dan cuka balsam. Ada juga Filleto Al Funghi, yang dari namanya kira-kira diterjemahkan sebagai menu beff tenderloin disiram saus krim jamur disajikan dengan salad.

Tentu saja jangan lewatkan pilihan aneka pasta, dari ravioli, pasta bayam, tuna atau yang terciprati tinta cumi. Semua yummy sebab kaya guyuran saus krim. Sedangkan pizza di restoran ini hanya dalam bentuk asli Italia tanpa topping dan bermacam inovasi rasa.

Ada Schiacciatina, pizza perawan hanya dengan minyak zaitun dan rosemary, Vegetariana, seperti namanya si keju dicampur dengan sayuran dan Tonno e Cipolla, tuna, buah zaitun dan bawang.

Berbeda dengan menu makanan, pilihan minuman lebih internasional. Sederet pilihan anggur Italia, Australia, bahkan Chili dan sampanye Prancis. Tidak lupa juga dengan macam-macam jus buah segar.

Kalau Anda tergolong pencinta makanan penutup dan masih bernyali dengan kapasitas perut, pilihan tradisional adalah Torta Di Carota, yang seperti namanya kira-kira adalah kue tart wortel.

Menutup acara makan malam, sambil menunggu bon makanan, kepada semua orang yang bersantap, pelayan menyajikan Cioccolatello, secawan kecil coklat dengan sedikit susu kental disiram vodka.

Rasanya?

Wah, Anda bisa pulang dengan senyum-senyum. [L1]

[ Kirim ke teman ]



Layanan Mobile | RSS | Tentang Kami | Kontak kami
Copyright © 2007-2008 Inilah.com. All rights reserved Inilah.com