
INILAH.COM, Beijing – Rumah mode asal Italia Versace mengungkapkan bahwa pasar Asia menjadi pasar yang potensial di tengah krisis ekonomi yang berakibat buruk pada sebagian besar industri fashion dalam beberapa bulan terakhir ini.
Chief Executive Versace Giancarlo Di Risio mengatakan bahwa Asia akan menjadi pasar terbesar kedua di dunia setelah Eropa pada akhir 2009.
"Versace tidak terlalu berpengaruh pada keadaan krisis seperti ini karena kami mempunyai pangsa pasar tersendiri. Pada tahun 2007 kami sudah memutuskan bahwa Asia dan China menjadi target pasar yang akan kami kembangkan," ujar Di Risio usai fashion show pertama Versace di Negeri Tirai Bambu China, di Beijing, Rabu (12/11).
Versace menginvestasikan sekitar 45 juta Euro untuk memperluas jaringan mereka di Asia dan pembukaan 11 butik baru mereka tahun ini, sembilan di Hong Kong, Makau, Taiwan, China, dua di Eropa.
Versace saat ini dimiliki dan masih dipimpin Donatella Versace, kakaknya Santo, dan putrinya Allegra.
Versace meraup keuntungan pada 2007 sebanyak 13 juta Euro turun dibandingkan dua tahun lalu 19,1 juta Euro. [Reuters/L1]
Berita terkait tidak ada, silahkan klik tab 'Berita Lainnya' di atas
- Obama Pilih Pemred Vogue Jadi Dubes
- Valentino Bantah jadi Korban Madoff
- Mario Pinto Puji Busana Michelle Obama
- Boots Apa yang Anda Pilih?
- Cari Gaun Malam di Internet Aja
- Jimmy Choo Tuntut Situs Selandia Baru
- Supermodel Gisele Bundchen Tunangan
- Kate Moss Luncurkan Lingerie
- Polisi Investigasi Pemilik L’Oreal
- Bruni Menang, Gambar Bugil Musnah
- Collete Dinnigan Kebanjiran Order
- Liz Claiborne Dituduh Bantai Domba
- Wewangian Pendongeng
- Nama Era Soekamto Jadi Brand
- Kekayaan Batik Aneka Kreasi