Gaya Hidup
13/11/2008 - 20:18
Versace Bidik Asia di Tengah Krisis
Augusta B. Sirait

INILAH.COM, Beijing – Rumah mode asal Italia Versace mengungkapkan bahwa pasar Asia menjadi pasar yang potensial di tengah krisis ekonomi yang berakibat buruk pada sebagian besar industri fashion dalam beberapa bulan terakhir ini.

Chief Executive Versace Giancarlo Di Risio mengatakan bahwa Asia akan menjadi pasar terbesar kedua di dunia setelah Eropa pada akhir 2009.

"Versace tidak terlalu berpengaruh pada keadaan krisis seperti ini karena kami mempunyai pangsa pasar tersendiri. Pada tahun 2007 kami sudah memutuskan bahwa Asia dan China menjadi target pasar yang akan kami kembangkan," ujar Di Risio usai fashion show pertama Versace di Negeri Tirai Bambu China, di Beijing, Rabu (12/11).

Versace menginvestasikan sekitar 45 juta Euro untuk memperluas jaringan mereka di Asia dan pembukaan 11 butik baru mereka tahun ini, sembilan di Hong Kong, Makau, Taiwan, China, dua di Eropa.

Versace saat ini dimiliki dan masih dipimpin Donatella Versace, kakaknya Santo, dan putrinya Allegra.

Versace meraup keuntungan pada 2007 sebanyak 13 juta Euro turun dibandingkan dua tahun lalu 19,1 juta Euro. [Reuters/L1]

KOMENTAR BERITA