Kamis, 18 Maret 2010
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI : 1 Euro = Rp.12595.4
 
Gaya Hidup
 
15/12/2008 - 14:27
Pil Hormon Akibatkan Kanker Payudara
Augusta B. Sirait
Ilustrasi
(Ist)

INILAH.COM, San Antonio - Bila Anda mengambil hormon menopause selama lima tahun, maka akan menambah dua kali lipat risiko kanker payudara.

Hal ini ditemukan setelah sebuah penelitian menemukan bahaya dari pil-pil hormon yang beredar di pasaran.

Bahkan perempuan yang mengkonsumsi pil estrogen dan progestin selama baberapa tahun akan menggandakan risiko terkena kanker payudara.

Jika berhenti mengkonsumsi pil-pil itu, maka untuk mengembalikan level normal risiko payudara harus berhenti dahulu selama dua tahun.

Rowan Chlebowski dari UCLA Medical Center yang memimpin penelitian ini mengatakan bahwa jumlah penderita kanker payudara tiap tahun meningkat karena jutaan perempuan berhenti mengikuti terapi hormon, khususnya perempuan yang sudah menopause.

"Hasil penelitian ini menjadi pesan yang sempurna bagi para perempuan bahwa mereka bisa mengurangi bahaya risiko kanker payudara dengan berhenti mengkonsumsi pil-pil penambah hormon," ujar Claudine Isaacs dari Georgetown University Lombardi Comprehensive Cancer Center.

Studi ini dilakukan oleh Women Health Initiative dengan melakukan tes kepada pil estrogen dan progestin yang dipercaya mampu menghindarkan manusia dari penyakit jantung, tulang keropos, dan masalah perempuan lainnya seperti menopause.

Women Health Initiative mendapatkan hasil dari 16.608 orang perempuan yang mengkonsumsi pil Wyeth Pharmaceuticals Prempro, sekitar 26% dari mereka memiliki risiko tinggi terkena kanker payudara.

"Data ini memberikan bukti kuat," ujar C Kent Osborne, ahli spesialis kanker payudara Baylor College of Medicine di Houston.[AP/L1]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi disini atau akses mobile langsung http://M.inilah.com via ponsel dan Blackberry !