WAWANCARA
INDEKS WAWANCARA
![]() | |
| Icuk Sugiarto |
INILAH.COM,Jakarta - Ketua Umum Pengda PBSI DKI Jakarta yang juga mantan pebulutangkis nasional, Icuk Sugiarto mengklaim mendapat dukungan dari 25 Pengda PBSI di Indonesia untuk maju pada pemilihan Ketua Umum PB PBSI yang baru.
Selain mendapat dukungan dari mayoritas Pengda PBSI di daerah, Icuk juga menyatakan sudah mendapat dukungan dari para mantan atlet bulutangkis nasional untuk menjadi pucuk pimpinan cabang olahraga 'tepok bulu' itu.
Meski sudah mengklaim mendapat dukungan sebanyak itu, namun sejauh ini Icuk belum tahu siapa saja bakal rivalnya dalam perebutan ketua umum PB PBSI itu. Namun ia mengaku sangat optimistis bisa melakukannya pada Munas PB PBSI yang akan digelar di penghujung 2008 ini.
Berikut petikan wawancara dengan Icuk Sugiarto, yang saat masih bermain meraih gelar juara dunia pada 1983.
Apa yang mendorong Anda maju mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PB PBSI?
PB PBSI membutuhkan penyegaran dan alih generasi kepemimpinan yang mengusung perubahan. Selain itu besarnya dukungan dari berbagai pihak agar saya maju memimpin perbulutangkisan Indonesia.
Seberapa besar dukungan itu?
Saya sudah mendapat dukungan dari 25 Pengda untuk jadi Ketua Umum PB PBSI, saya sudah melakukan komunikasi dengan mereka. Selain dari Pengda, dukungan juga diberikan para mantan pemain bulutangkis nasional.
Anda optimistis bisa membawa perbaikan di PB PBSI?
Kalau tidak optimis, saya takkan mau maju mencalonkan diri. Sudah saatnya cabang bulutangkis diurus oleh orang-orang bulutangkis sendiri. Saya yakin selama 18 tahun menjadi ketua klub, ketua Pengcab dan kini Ketua Pengda DKI Jakarta cukup untuk bisa memimpin PB PBSI.
Apa bekal yang Anda miliki untuk memimpin PB PBSI?
Saya sudah puluhan tahun bergelut di bulutangkis, mulai jadi pemain hingga pengurus. Dengan pengalaman itu saya optimis bisa berbuat lebih baik untuk dunia bulutangkis di Indonesia.
Apa pengalaman saja Anda sudah merasa cukup?
Setidaknya pengalaman selama ini membina klub, Pengcab dan Pengda tahu kelemahan dan kelebihan pembinaan bulutangkis selama ini, serta solusi yang harus ditempuh.
Apa rencana yang akan Anda lakukan jika terpilih nanti?
Salah satu programnya adalah akan mengoptimalkan jumlah penduduk Indonesia yang cukup besar untuk menjadi potensi bagi pembinaan olahraga di Indonesia. Selain itu membuka kesempatan bagi para pemain untuk masuk menjadi pemain Pelatnas.
Apakah selama ini kesempatan itu masih kurang?
Saat ini pintu masuk pemain nasional sangat sempit, hanya lewat Cipayung. Padahal dengan jumlah pemain di Indonesia yang cukup banyak, butuh tiga hingga empat tempat Pelatnas sekelas Cipayung.
Apa pendapat Anda tentang kemungkinan dicoretnya bulutangkis dari Olimpiade?
Itu merupakan salah satu fenomena yang harus dijawab oleh insan bulutangkis di dunia untuk membuktikan kualitas cabang bulutangkis. Ini jelas sebuah tantangan agar bulutangkis tetap punya prestasi dan diakui dunia. Itu semua harus diperjuangkan dengan kesungguhan.[S1]
[ Kirim ke teman ]