

(inilah.com/subekti)
INILAH.COM, Jakarta - PDIP dan PKS tercatat sebagai parpol yang mengusung caleg perempuan dibandingkan 37 parpol lainnya. Sayangnya, caleg-caleg perempuan yang menempati 'nomor jadi' dari kedua parpol ini tergolong minim.
PDIP yang dipimpin kaum hawa yakni Megawati Soekarnoputri dan PKS sama-sama hanya menempatkan 2 caleg perempuan pada nomor urut 1. Sedangkan partai yang terbanyak menempatkan perempuan pada nomor urut 1 adalah Partai Nahdlatul Ummah Indonesia dengan jumlah 28 orang.
Demikian data KPU yang disampaikan Ketua Pokja Pendaftaran Caleg KPU Endang Sulastri di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (31/10). Total ada 3.894 caleg perempuan dari 11.225 caleg.
Tercatat ada 496 caleg perempuan pada nomor urut 1, ada 761 caleg perempuan pada nomor urut 2, dan 1.013 caleg perempuan pada nomor urut 3.
Sedangkan Partai Demokrat yang jumlah caleg perempuannya menempati urutan kedua terbanyak, yakni 220 orang, menempatkan 13 perempuan di antaranya pada posisi puncak.
Parpol dengan jumlah caleg 'woman on top' hingga 20-an orang adalah Partai Buruh (21), Partai Pelopor (22), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (25), dan Partai Nahdlatul Ummah Indonesia (28).
Sedangkan parpol dengan jumlah caleg 'woman on top' di bawah 10 orang adalah PDIP (2), PKS (2), Partai Penegak Demokrasi Indonesia (5), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (5), PDS (7), Partai Patriot (7), Partai Hanura (8), PKB (9), dan Partai Sarikat Indonesia (9).
Sementara parpol dengan jumlah caleg 'woman on top' di atas 10 orang adalah Partai Peduli Rakyat Nasional (10), Partai Pemuda Indonesia (10), PMB (10), PAN (11), Partai Perjuangan Indonesia Baru (11), Partai Golkar (12), PPP (12), PNBK Indonesia (12), PBB (13), Partai Demokrat (13).
Kemudian Partai Gerindra (14), Partai Barisan Nasional (14), Partai Kedaulatan (14), Partai Karya Perjuangan (14), PBR (14), Partai Kasih Demokrasi Indonesia (14), Partai Merdeka (14), Partai Persatuan Daerah (15), Partai Republika Nusantara (15), Partai Karya Peduli Bangsa (16), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (16), Partai Indonesia Sejahtera (16), Partai Demokrasi Pembangunan (18), PNI Marhaenisme (19), dan Partai Demokrasi Kebangsaan (19).[jib/sss]
- Tak ada Bendera PKS di Kampanye SBY
- Penundaan Pilpres Picu Kudeta?
- DPT Kacau, Pilpres Diserukan Ditunda
- Ada Skenario Pecah-Belah PAN?
- Debat Capres Terakhir Bakal 'Panas'
- Dituding Provokator, Rizal Didesak Mundur
- Demi SBY, PAN Tak Ampuni 'Pembelot'
- Kader PPP Dukung Mega-Prabowo?
- Iklan Debat Capres Disoal DPR
- Oneng 'Akrabi' Kalangan PSK
- Pertaruhkan Citra, PKS Tepis Isu Herawati
- Mayoritas PKS Dukung JK?
- Soal Dana Survei, Harus Transparan
- PKS: Golput Haram Hukumnya!
- Sikapi Kritik, LSI Tolak Dana SBY
