Pemilu 2009
 
01/11/2008 - 00:15
PKS & PDIP 'Pendam' Caleg Perempuan
Windi Widia Ningsih
Endang Sulastri
(inilah.com/subekti)

INILAH.COM, Jakarta - PDIP dan PKS tercatat sebagai parpol yang mengusung caleg perempuan dibandingkan 37 parpol lainnya. Sayangnya, caleg-caleg perempuan yang menempati 'nomor jadi' dari kedua parpol ini tergolong minim.

PDIP yang dipimpin kaum hawa yakni Megawati Soekarnoputri dan PKS sama-sama hanya menempatkan 2 caleg perempuan pada nomor urut 1. Sedangkan partai yang terbanyak menempatkan perempuan pada nomor urut 1 adalah Partai Nahdlatul Ummah Indonesia dengan jumlah 28 orang.

Demikian data KPU yang disampaikan Ketua Pokja Pendaftaran Caleg KPU Endang Sulastri di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (31/10). Total ada 3.894 caleg perempuan dari 11.225 caleg.

Tercatat ada 496 caleg perempuan pada nomor urut 1, ada 761 caleg perempuan pada nomor urut 2, dan 1.013 caleg perempuan pada nomor urut 3.

Sedangkan Partai Demokrat yang jumlah caleg perempuannya menempati urutan kedua terbanyak, yakni 220 orang, menempatkan 13 perempuan di antaranya pada posisi puncak.

Parpol dengan jumlah caleg 'woman on top' hingga 20-an orang adalah Partai Buruh (21), Partai Pelopor (22), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (25), dan Partai Nahdlatul Ummah Indonesia (28).

Sedangkan parpol dengan jumlah caleg 'woman on top' di bawah 10 orang adalah PDIP (2), PKS (2), Partai Penegak Demokrasi Indonesia (5), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (5), PDS (7), Partai Patriot (7), Partai Hanura (8), PKB (9), dan Partai Sarikat Indonesia (9).

Sementara parpol dengan jumlah caleg 'woman on top' di atas 10 orang adalah Partai Peduli Rakyat Nasional (10), Partai Pemuda Indonesia (10), PMB (10), PAN (11), Partai Perjuangan Indonesia Baru (11), Partai Golkar (12), PPP (12), PNBK Indonesia (12), PBB (13), Partai Demokrat (13).

Kemudian Partai Gerindra (14), Partai Barisan Nasional (14), Partai Kedaulatan (14), Partai Karya Perjuangan (14), PBR (14), Partai Kasih Demokrasi Indonesia (14), Partai Merdeka (14), Partai Persatuan Daerah (15), Partai Republika Nusantara (15), Partai Karya Peduli Bangsa (16), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (16), Partai Indonesia Sejahtera (16), Partai Demokrasi Pembangunan (18), PNI Marhaenisme (19), dan Partai Demokrasi Kebangsaan (19).[jib/sss]