Selasa, 9 Februari 2010
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI : 1 Euro = Rp.12841.4
 
Politik
 
13/05/2008 - 11:28
Media Jembatani Indonesia-Malaysia
Avian Tumengkol

INILAH.COM, Jakarta – Suhu pertalian Indonesia-Malaysia acap naik turun. Sejak dulu. Belakangan, bahkan, sempat sangat panas. Praktisi media di kedua negara prihatin. Aliansi dan strategi sebagai jembatan diplomasi pun disiapkan.

Sejumlah praktisi media dari Indonesia melebur dalam forum Media Initiative for Global Dialogue (MIGD). Ini langkah konkret yang ditempuh untuk mengatasi persoalan krusial yang berkaitan dengan kepentingan nasional.

MIGD adalah forum dialog. Pesertanya terdiri atas pimpinan redaksi dan perusahaan berbagai media di Indonesia. Lembaga ini fokus pada dialog antarmedia internasional guna membahas isu-isu krusial yang bertujuan mendalami sekaligus memperbaiki hubungan bilateral Indonesia-Malaysia.

Presiden MIGD Wim Tangkilisan yang juga Chief Operating Officer (CEO) Globe Asia, Suara Pembaruan, dan Investor Daily, mengatakan bahwa pembentukan forum itu berangkat dari inisiatif beberapa praktisi media yang diundang pemerintah Malaysia pada Februari lalu.

Pada pertemuan itu tercetus inisiatif bersama untuk mengatasi permasalahan bilateral Indonesia-Malaysia.

"Persoalan Indonesia dan Malaysia berlarut-larut tanpa kejelasan. Pemerintah kedua negara juga tidak memperlihatkan keseriusan untuk mengatasi persoalan yang ada. Padahal, korban TKI tiap hari berjatuhan," tegas Wim.

Agenda pertama MIGD adalah dialog dengan delegasi media Malaysia. Mereka akan diundang ke Jakarta untuk berdialog sekaligus direncanakan tatap muka dengan beberapa petinggi pemerintah Indonesia. Dua di antaranya adalah Wapres M Jusuf Kalla dan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda.

Sekjen MIGD Avian E Tumengkol yang juga senior editor INILAH.COM menilai, forum yang membidangi dialog dengan media negara asing ini dilakukan setelah mengamati pemerintah kurang mampu mengatasi persoalan yang terjadi di antara Indonesia dan Malaysia.

"Forum ini berinisiatif untuk mencapai suatu resolusi," kata Avian yang dilantik sebagai Sekjen MIGD, Senin (13/5). MIGD, menurutnya, akan melakukan pendekatan melalui second track diplomacy dengan sesama media negara terkait.

Forum itu, lanjut Avian, dalam dialog-dialognya nanti fokus pada rancangan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di akhir agenda.

"MoU yang dirancang bersama kedua delegasi media akan diserahkan kepada kepala negara masing-masing sebagai rekomendasi resolusi itu," tandas Avian.

Perihal penunjukkan dirinya sebagai Sekjen MIGD, Avian yang juga Pemimpin Redaksi Waspada Online menilainya sebagai kehormatan sekaligus amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

Menjelang pembentukan MIGD, Avian mengaku telah mengadakan pembahasan dengan pengurus lainnya untuk merencanakan visi-misi. "Karena semua punya visi-misi yang sama, penunjukkan ini saya terima dengan keyakinan akan keberhasilan MOGD," tukasnya.

Dalam pendirian MIGD, Wim kembali menjelaskan, kepengurusannya diseleksi secara hati-hati agar mampu mencapai dan menjalankan visi-misi yang dibangun bersama. Pengurus MIGD, lanjut Wim, adalah praktisi media yang punya visi-misi sama. "Mereka juga orang-orang berpengaruh di kalangan media di Indonesia," ujarnya.

Selain Wim dan Avian, beberapa pengurus lain telah ditetapkan, antara lain Wakil Pemimpin Redaksi RCTI Atmadji Sumarkidjo sebagai Wakil Presiden MIGD Urusan Dalam Negeri dan Pemimpin Pedaksi The Jakarta Post Endy Bayuni selaku Wakil Presiden MIGD Urusan Luar Negeri.

Beberapa nama yang akan mewakili delegasi media dari Indonesia dalam dialog dengan Malaysia adalah wartawan senior Kompas August Parengkuan, Pemimpin Redaksi SCTV Rosianna Silalahi, Wakil Pemimpin Redaksi Antara Akhmad Kusaeni, dan Wakil Pemimpin Redaksi Republika Nasihin Masha.

Ditetapkan pula Pemimpin Redaksi majalah Tempo Toriq Hadad, Pemimpin Redaksi Globe Asia Sohaeb Kagde, dan Pemimpin Redaksi Investor Daily Primus Dorimulu. Endy Bayuni ditunjuk sebagai ketua delegasi dan moderator Avian.

Sementara delegasi Malaysia akan diwakili CEO New Straits Times Press Datuk Hishamuddin Aun, Pemimpin Redaksi The Star Datuk Wong Chun Wai (ketua delegasi), Pemimpin Redaksi Borneo Post Raja Murugiah, Group Editor The Sun Zainon Ahmad (moderator), dan General Manager Bernama Datuk Azman Ujang. [E1/I3]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi disini atau akses mobile langsung http://M.inilah.com via ponsel dan Blackberry !