BERITA
INDEKS BERITA
INILAH.COM, Jakarta - Pengadaan kapal patroli Ditjen Perhubungan Laut (Hubla) Dephub tersandung kasus dugaan suap. Namun pengadaan kapal patroli akan jalan terus.
"Pengadaan kapal patroli tidak dikaitkan dengan kasus ini. Dikaji ulang dalam jumlah yang dibutuhkan tidak perlu, karena kita membutuhkan," kata Dirjen Hubla Dephub Effendi Batubara di Dephub, Jakarta, Jumat (4/7).
Menurut Effendi, pelabuhan umum di nusantara sebanyak 700 lebih, belum lagi pelabuhan-pelabuhan khusus. Sebab negara Indonesia adalah kepulauan yang panjang pantainya 80 ribu kilometer, jumlah pulaunya sekitar 17 ribu dan perairannya 2/3 seluruh nusantara.
"1 kapal untuk melayani 10 pelabuhan, berarti sekitar 70 yang kita butuhkan. Kapal patroli sangat penting untuk keselamatan dan pengamanan lingkungan maritim," cetusnya.
Pengadaan kapal patroli akan berlanjut pada 2009 sesuai rencana strategis yang ada. Tahun ini 20 kapal patroli, 20 lagi tahun depan dan 100 kapal di kelas lain.
"Saat ini jumlah kapal patroli yang existing sebanyak 149 unit yang terdiri dari berbagai kelas dan ukuran," ujar Effendi.[L3]
[ Kirim ke teman ]