

INILAH.COM, Jakarta - Beredarnya foto SBY dan Ny Ani yang menghadiri pernikahan putera sulung Artalyta Suryani dianggap biasa oleh Partai Demokrat. Bahkan hal itu dianggap lucu jika dipermasalahkan.
"Masalah foto di pernikahan itu dipermasalahkan itu hal yag lucu. Masa kita salaman dengan pengunjung yang di penrikahan tidak boleh, apalagi di sini Bapak Presiden. Itu tidak boleh. Waduh, itu sangat lucu sekali," kata Ketua Fraksi Demokrat Syarif Hasan kepada INILAH.COM, Jakarta, Kamis (21/8).
Menurut Syarif, beredarnya foto tersebut merupakan bentuk black campaign dan perwujudan political will yang tidak etis dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Apalagi ini beredar menjelang pemilu yang bisa berdampak pada penurunan citra. Kendati begiti, dia tetap yakin tidak sampai benar-benar jatuh citra SBY dan Partai Demokrat.
Sebenarnya, kata Syarif, SBY menghadiri resepsi pernikahan merupakan hal yang biasa. Meski cuma kenal biasa-biasa saja, undangan tetap harus dipenuhi. "Kan wajar saja jika diundang datang. Masak kalo disalami kita nggak mau disalami," imbuh Syarif. "Semoga diampuni oleh Tuhan orang-orang ini," pungka dia.[L8]
- Eks Pansus Minta Polri Tak Berpolitik Seperti Pansus
- Peraturan Baru PNS: Bolos Tak Digaji
- Massa PKS 'Longmarch' ke HI
- Polri Harus Minta Pertanggungjawaban Susno
- Sabam Sirait Dukung PKS Bela Palestina
- Atribut Parpol Ramaikan Muktamar
- Susno Langgar Norma Institusi Polri
- 'Laporan Edmon Alihkan Isu '
- 'KPK Harus Selesaikan Kasus Century'
- TK: Kongres PDIP Tinggal Mengesahkan Mega
- Susno Duaji: Saya akan Datang ke Mabes Polri
- Ketua DPR Tolak Tim Pengawas Hasil Pansus
- Sangat Mustahil Indonesia Mau Dijadikan Irak Ke-2
- Koalisi PDIP-PD Tergantung Mood Mega
- Indonesia Harus 'Eksploitasi' Kedatangan Obama
Kurs BI :












