BERITA
INDEKS BERITA
![]() | |
| Anwar Nasution (inilah.com/subekti) |
INILAH.COM, Jakarta – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Anwar Nasution mengaku tak melakukan balas dendam kepada mantan anggota DPR Anthony Zeidra Abidin. Sebab, Burhanuddin Abdullah yang terpilih sebagai Gubernur Bank Indonesia, bukan dirinya.
Seperti diungkapkan Maqdir Ismail, pengacara Anthony, dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jumat (5/9), dalam rekaman pembicaraan kliennya dengan Anwar terungkap ada motif balas dendam dalam dari Anwar.
Namun, hal itu disanggah Anwar dalam perbincangan antara Ketua BPK itu dengan INILAH.COM dan Metro TV, di gedung BPK. Menurutnya, pada Mei 2005, ia memanggil Burhanuddin dan Anthony.
“Burhanuddin Abdullah dan Anthony Zebra atau Anthony Zeidra...hehehe...Kau ini Wakil Gubernur Jambi dan saya katakan cepat bereskan buku tabungan YPPI, dan saya berikan toleransi 1,5 tahun,” ujarnya.
Tindakan Anthony yang telah merekam pembicaraan mereka, menurutnya sangat tidak etis. Sebab, datang ke kantor lembaga negara dengan membawa rekaman tanpa sepengetahunannya, padahal saat itu, Anthony ingin berkonsultasi dengannya.
Lalu, apakah Anwar akan melakukan langkah hukum terkait rekaman pembicaraan itu? Anwar menyatakan akan menyerahkan kepada kuasa hukumnya. “Nanti kita lihat, menunjukkan moral manusia ini nol, tidak etis. Sudah koruptor dan pembohong,” ujarnya ketus. [R2]
[ Kirim ke teman ]