BERITA
INDEKS BERITA
![]() | |
| Anwar Ibrahim (inilah.com/subekti) |
INILAH.COM, Jakarta - Kabar yang menyebutkan hijrahnya sejumlah tokoh oposisi ke Barisan Nasional, dibantah mentah-mentah oleh pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim.
Mantan deputi PM Malaysia ini menganggap isu itu hanyalah tekanan baru yang muncul saat dirinya berupaya menggulingkan PM Abdullah Ahmad Badawi pada 16 September 2008 nanti.
"Itu tidak benar," kata Anwar dalam jumpa pers usai pertemuan silaturahmi dengan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Menara Bank Mega, Jakarta, Sabtu (6/9).
Anwar memastikan tidak ada penghijrahan, meskipun dirinya mengaku pernah dihubungi
seseorang yang menyampaikan kabar tersebut.
"Saya memang mengetahui dan dihubungi tadi pagi, yang mengatakan Pak Anwar mohon izin, ditanya nomor berapa tapi masih belum bisa saya berikan," ujarnya.
Mencuatnya pemberitaan yang beredar yang kerap menyoroti sepak terjang dirinya menjelang pemilihan umum Malaysia, Anwar menganggap ada ketidakseimbangan antara berita dengan fakta yang ada, dan terkesan memberatkan.
"Saya melihat dalam berbagai liputan pers sebelum tanggal 8 Maret, kita kalah semua, tapi ternyata keadaan berbeda. Kalau dilihat sebelum tanggal 26 Agustus saya juga akan kalah, tapi keputusannya sebaliknya, dan itu memberikan kesan yang cukup berbeda dari apa yang disangka," tegasnya.[L2]
[ Kirim ke teman ]