BERITA
INDEKS BERITA
INILAH.COM, Surabaya - Sebanyak 5.300 personel kepolisian se-Jawa Timur akan dikerahkan untuk mengamankan pemudik pada H-7 hingga H+8 Hari Raya Idul Fitri 1429 Hijriyah.
"Kami sudah melakukan Operasi Cipkon (cipta kondisi) untuk pengamanan puasa hingga lebaran," kata Kepala Biro Operasi Polda Jatim Kombes Pol Madjid Tawil, di Surabaya, Minggu (7/9).
Pengamanan itu akan dimaksimalkan pada H-7 hingga H+8 saat terjadi arus mudik dan arus balik, terutama pemudik yang menggunakan sepeda motor. "Pengamanan yang sudah kami lakukan saat ini untuk menekan angka kriminalitas, kemudian memantau kesiapan penyeberangan dan kelancaran arus lalu lintas lainnya," paparnya.
Untuk mengurangi kriminalitas, Madjid mengatakan Polda Jatim telah menggelar operasi "pekat" (penyakit masyarakat), dengan merazia tempat-temapt hiburan, petasan, pornografi, lokalisasi, dan sebagainya.
"Tapi, kami juga melakukan pengamanan beberapa tempat ibadah dan obyek vital yang rawan," imbuhnya.
Tentang jalur alternatif mudik, Madjid mengatakan pihaknya sudah merekayasa jalur alternatif dari jalur utara (Tuban - Banyuwangi) hingga jalur selatan (Ngawi - Babat - Mojokerto - Surabaya - Malang - Pasuruan - Probolinggo - Jember).
"Kami juga sudah merekayasa jalur alternatif kawasan lumpur panas di Sidoarjo melalui koordinasi dengan Pemkab Sidoarjo," pungkasnya.[*/L6]
[ Kirim ke teman ]