BERITA
INDEKS BERITA
INILAH.COM, Naypyidaw, Myanmar - Kepala polisi Myanmar Khin Yee membantah jika pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi mogok makan selama tiga pekan terakhir.
Dalam jumpa pers Minggu (7/9), Khin Yee mengatakan bahwa pengacara dan dokter sudah mengunjungi penerima penghargaan Nobel perdamaian yang sudah melewatkan sebagian besar dari 19 tahun terahir di tahanan rumah.
"Kami membolehkan pengacara U Kyi Win mengunjungi Daw Suu Kyi tiga kali seperti permintaaanya, juga dokternya --Tin Myo Win-- untuk pemeriksaan kesehatan," kata kepala polisi itu dalam jumpa pers.
"Menurut laporan mereka kepada kami, kami tidak mendengar apa pun tentang Daw Su Kyi mogok makan di rumahnya," katanya.
Partai Liga Bangsa untuk Demokrasi (NLD) Aung San Suu Kyi pada Jumat menyatakan dia menolak makanan kiriman pada tiga pekan terahir, tapi tidak menyatakannya mogok makan.
Wanita berumur 63 tahun itu dibolehkan menjalin sedikit hubungan dengan di dunia luar, tapi pada beberapa pekan terahir menolak pertemuan dengan perwira penghubungnya pada pekan ini. Ia juga menolak untuk menemui utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa Ibrahim Gambari yang berkunjung pada bulan lalu.
Partai Aung San Suu Kyi menang besar dalam pemilihan umum pada 1990, tapi penguasa tidak pernah membolehkannya memerintah.
Pada Jumat (5/9), NLD menyatakan Suu Kyi menolak menerima ransum makanan selama tiga pekan terahir dalam kaitan mengecam keberlanjutan penahanannya.
Dalam pernyataan itu, NLD menyatakan Suu Kyi ingin menarik perhatian sehubungan dengan pemenjaraannya, yang tidak jujur, dan bahwa kedua pembantunya ikut dijebloskan ke penjara rumah bersamanya, meskipun tidak terlibat kejahatan apa pun.[*/L6]
[ Kirim ke teman ]