Rabu, 3 Desember 2008
Politik - Nasional
  BERITA
  INDEKS BERITA
07/09/2008 20:08
Ryaas: SBY Hati-hati Terhadap Stafnya
 
Ryaas Rasyid
(inilah.com/abdul rauf)
 

INILAH.COM, Jakarta - Gagalnya proyek benih padi supertoy yang membuat petani di Desa Grabagan, Purworejo merugi terjadi karena Presiden SBY tidak berhati-hati terhadap para stafnya. Apalagi ada prosedur yang dilanggar.

"Ada leadsership dan manjemen yang salah sasaran yang dilakukan SBY. Sebenarnya SBY ingin membuat terobosan tapi telah disalahgunakan oleh orang terdekatnya. Proyek ini belum matang dan belum diuji secara publik," cetus Presiden Dewan Nasional Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) di Jakarta, Minggu (7/9).

Ryaas menyebutkan, prosedur yang dilanggar dalam kasus supertoy ini adalah, benih itu tidak diuji coba lebih dulu oleh pihak yang berwenang.

"SBY tidak mengikuti prosedur yang normal dan harus diujui berulangkali sebelum dibawa ke publik. Kalau presiden menggunakan manajemen yang benar, dia tidak langsung merespon, tapi menggunakan disposisi pemerintah ke lembaga pemerintahan yang berwenang menguji padi supertoy tersebut," cetus Ryaas.

Ryas berpesan agar SBY lebih berhati-hati terhadap masukan atau usulan yang diberikan staf khususnya. "SBY harus mengoreksi dan berhati-hati terhadap ide-ide yang diberikan staf khusus kepresidenan. SBY telah dimanfaatkan oleh stafnya. Maksud SBY menyenangkan rakyatnya. Tapi yang terkejut SBY sendiri," pungkasnya.[L6]

Tags : supertoy

BERITA TERKAIT
load in : 0.007988214 "

[ Kirim ke teman ]



Layanan Mobile | RSS | Tentang Kami | Kontak kami
Copyright © 2007-2008 Inilah.com. All rights reserved Inilah.com