BERITA
INDEKS BERITA
![]() | |
| Tjahjo Kumolo (inilah.com/Abdul Rauf) |
INILAH.COM, Jakarta - Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR Tjahjo Kumolo, mengatakan, seyogianya Presiden Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta maaf kepada petani padi atas penerapan jenis benih Supertoy yang bermasalah di Purworejo, Jawa Tengah.
"Harus itu. Minta maaf kepada petani di negeri sendiri kan tidak masalah. Rakyat kita pemaaf kok. Pasalnya, petani terlanjur ikut anjuran pemerintah menanam padi jenis Supertoy atas anjuran dan dukungan pemerintah," katanya, di Jakarta, Minggu (7/9).
Untuk ke depan, ia mendesak pemerintah, sebelum memberikan jenis benih padi tertentu yang unggul kepada petani, sudah ada jaminan dalam hal keunggulannya. "Jaminan itu dari pemerintah. Dalam hal ini melalui Departemen Pertanian. Ternyata kan Menteri Pertanian kita bilang, jenis benih padi itu belum teruji keunggulannya," ujarnya.
Sekarang, jelasnya, Pemerintah harus memberikan ganti rugi kepada para petani. "Pemerintah harus bertanggungjawab dalam hal ini. Dengan demikian, kasus Supertoy dalam rangka konsep blue energy yang didukung Presiden Yudhoyono dan bagaimana kejelasan selanjutnya menjadi lebih jelas," ujarnya.
Ia juga mengingatkan, agar segala bentuk konsep mestinya diuji dulu keandalannya. Jangan sampai Indonesia dipermalukan dunia, karena temuan-temuan yang tidak jelas tetapi sudah mendapatkan dukungan pimpinan negara.
“Para menteri juga jangan diam saja. Harusnya ikut tanggungjawab, jangan sampai rakyat yang dikorbankan," tegas Tjahjo.[*/R2]
[ Kirim ke teman ]